Iran Siap Perang Habis-habisan usai Trump Kerahkan Armada Laut AS

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Iran menyatakan siap perang habis-habisan setelah Amerika Serikat (AS) mengerahkan armada laut ke dekat negara itu.

Iran Siap Perang Habis-habisan usai Trump Kerahkan Armada Laut AS . (Foto: Mehr News)

IDXChannel - Iran menyatakan siap perang habis-habisan setelah Amerika Serikat (AS) mengerahkan armada laut ke dekat negara itu.

Berbicara dengan syarat anonim, seorang pejabat Iran mengatakan militer negaranya telah berada dalam status siaga tinggi.

Baca Juga:
Harga Minyak Turun 2 Persen, Ancaman Trump soal Greenland-Iran Mereda

"Peningkatan kekuatan militer ini—kami harap ini tidak dimaksudkan untuk konfrontasi nyata—tetapi militer kami siap untuk skenario terburuk," kata pejabat itu, dilansir dari Reuters pada Sabtu (24/1/2026).

"Inilah mengapa semuanya dalam keadaan siaga tinggi di Iran," katanya.

Baca Juga:
Harga Minyak Naik Lebih 2 Persen Sepekan, AS Kerahkan Armada ke Iran dan Perketat Sanksi

Pejabat itu memperingatkan Teheran tidak akan membedakan skala atau sifat dari setiap potensi serangan.

"Kali ini kami akan menganggap setiap serangan—terbatas, tidak terbatas, terarah, kinetik, apa pun sebutannya—sebagai perang habis-habisan melawan kami," kata pejabat itu.

Baca Juga:
Trump Sebut Armada Laut AS Bergerak Menuju Iran

Ia menambahkan bahwa Iran akan merespons dengan tegas jika diserang.

"Dan kami akan merespons dengan cara sekeras mungkin untuk menyelesaikan ini," kata pejabat itu.

Presiden AS Donald Trump mengungkapkan armada laut negaranya sedang menuju ke Iran, meskipun tetap berharap dia tidak perlu menggunakannya.

Kapal perang AS termasuk kapal induk USS Abraham Lincoln, beberapa kapal perusak dan pesawat tempur mulai bergerak dari Asia-Pasifik minggu lalu. Para pejabat mengatakan sistem pertahanan udara tambahan juga sedang disiapkan untuk Timur Tengah.

"Jika Amerika melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Iran, kami akan merespons," kata pejabat Iran tersebut.

Militer AS di masa lalu secara berkala mengirimkan pasukan tambahan ke Timur Tengah pada saat ketegangan meningkat.

Namun, militer AS melakukan peningkatan besar-besaran tahun lalu menjelang serangan terhadap Iran pada Juni. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tanah Longsor di Cisarua KBB, 30 Rumah Tertimbun
• 12 jam lalujpnn.com
thumb
Material Longsor di Gereja HKBP Tapanuli Utara Dibersihkan TNI
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Brigjen Alfred Jadi Kapolda Papua Barat, Kombes Jermias Rontini Kapolda Papua Tengah
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Jordi Amat Tak Kesulitan Bermain Sebagai Gelandang Bertahan di Persija
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
PIK2 & Masjid Al-Iklhas Buka Dapur Umum Siaga Bencana untuk Warga Terdampak Banjir di Tangerang
• 4 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.