Air dari Tangerang Bikin Banjir Terparah Terjadi di Jakbar

detik.com
19 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta Barat (Jakbar) menjadi wilayah dengan dampak banjir paling parah. Ia menyampaikan banjir tersebut disebabkan oleh kiriman air dari wilayah hulu di Tangerang dan Tangerang Selatan.

"Kenapa Jakarta Barat paling parah? Yang pertama karena memang kiriman dari hulunya. Kali ini kiriman datang dari Tangerang, Tangerang Selatan, dan sekitarnya," kata Pramono saat meninjau lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (24/1/2026).

Menurut Pramono, kiriman air tersebut berasal dari sejumlah sungai besar seperti Sungai Angke, Pesanggrahan, hingga Kali Mookervart. Seluruh aliran tersebut bermuara ke Cengkareng Drain yang sempat mengalami kenaikan muka air signifikan.

"Di Cengkareng Drain kemarin sore ketinggian air sempat di angka 350, pagi tadi turun menjadi 315. Batas aman itu 310, jadi sekarang sedang kita kejar agar segera turun," ujarnya.

Baca juga: Banjir Pejaten Timur Jaksel Belum Surut, Warga Ngungsi di Emperan Toko

Di lokasi pengungsian Masjid Jami' Baitul Rahman, Rawa Buaya, tercatat sebanyak 45 kepala keluarga atau 177 jiwa mengungsi akibat banjir. Pramono memastikan seluruh pengungsi dalam kondisi sehat dan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Pemprov DKI juga menyalurkan bantuan berupa beras, minyak goreng, mi instan, kasur lipat, matras, selimut, hingga perlengkapan keluarga dan anak. Selain itu, PMI DKI Jakarta turut memberikan bantuan minyak penghangat tubuh bagi pengungsi.

Warga Minta Tambah Pompa

Ketika Pramono mengunjungi lokasi pengungsian di Masjid Jami Baiturrahman, ia menerima permintaan untuk penambahan pompa air. Pramono pun merespons permintaan tersebut.

Saat itu, Pramono ditemani oleh Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah. Pramono langsung disambut oleh warga yang sudah menunggu.

Salah satu warga di lantai dua masjid berteriak kepada Pramono. Ia meminta Pramono menambah pompa untuk menyedot air di daerah rawan banjir tersebut.

Gubernur DKI Pramono Anung mengunjungi lokasi pengungsian korban banjir di Masjid Jami Baitul Rahman, Rawa Buaya, Jakarta Barat. Sabtu (24/1/2026). Foto: Belia/detikcom
Baca juga: Berkat Banjir, Penjual Bakso di Rawa Buaya Jakbar Raup Cuan


"Pak Pram, Pak Pram, Pak pompanya tambah lagi dong Pak," kata warga di lokasi.

"Pompanya Pak tambah lagi. Biar (banjir) cepat surut," lanjutnya.

Mendengar hal itu, Pramono yang sedang bersalaman dengan warga pun langsung menoleh ke atas dan menyetujui permintaan itu.

"Ya, nanti ditambah," kata Pramono.




(aik/aik)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dedi Mulyadi Ikut Cari Korban yang Tertimbun Longsor di Cisarua KBB, 3 Jenazah Ditemukan
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Polres Gresik Terbitkan SIM D Ramah Disabilitas
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Persipura Ditahan PSS di Pegadaian Championship, Rahmad Darmawan: Fokus Laga Selanjutnya
• 7 jam lalubola.com
thumb
Fiorentina vs Cagliari Sedang Bergulir di ANTV: Laga Serie A Malam Ini
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Wamen KKP: Pak Menteri Sudah Sadar, Kecapaian
• 6 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.