jpnn.com, CISARUA - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau lokasi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (24/1).
Orang nomor satu di Jabar itu terlibat langsung dalam pencarian korban yang tertimbun longsor.
BACA JUGA: Sekda Jabar Ungkap Penyebab Longsor Cisarua KBB yang Tewaskan 8 OrangÂ
Pantauan reporter JPNN.com di lokasi, bersama petugas gabungan, Dedi menemukan tiga jenazah yang tertimbun longsor sekitar pukul 15.00 WIB.
Petugas gabungan sempat mengalami kesulitan untuk mengevakuasi korban yang tertimbun material longsor.
BACA JUGA: Tanah Longsor di Cisarua KBB, 30 Rumah Tertimbun
Butuh waktu hampir satu jam hingga akhirnya jenazah berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.50 WIB.
"Evakuasinya mengalami kesulitan karena tanahnya bertumpuk, sehingga potensi orang bisa terendam ke tanah, sehingga harus hati-hati," kata Dedi.
BACA JUGA: BPKH Diminta Antisipasi Dampak Pelemahan Rupiah Terhadap Pembiayaan Haji
Kemudian, kata dia, posisi jenazah yang terkubur cukup dalam hingga terjepit kayu dan batu, juga menyulitkan proses evakuasi.
Namun dia berharap semua warga yang dilaporkan hilang segera ditemukan.
"Keduanya posisi orang kan lagi tidur, tergulung oleh kasur oleh selimut, kemudian datang pohon dan batu. Kemudian (jenazah) ada dalam sela-sela batu dan pohon itu sehinga agak sulit. Mudah-mudahan nanti secara bertahap bisa diangkat," harapnya.
Dia menginstruksikan petugas gabungan untuk melakukan pencarian secara menyeluruh, tetapi tetap harus waspada mengingat potensi longsor susulan cukup besar.
Apalagi hujan masih mengguyur wilayah di lokasi bencana alam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga pukul 16.30 WIB, korban yang ditemukan meninggal dunia akibat longsor tersebut lebih dari 8 orang.
Longsor itu menimbun sekitar 30 rumah warga, serta 113 orang dan 34 kepala keluarga (KK) terdampak, 23 orang selamat di Kampung Pasir Kuning RT 05/11 dan Pasirkuda RT 01/10.
Kemudian di Kampung Babakan Cibudah, RT 05/07, Desa Pasirlangu terjadi banjir bandang yang menyebabkan 1 rumah rusak berat.
Banjir tersebut menyebabkan tiga orang tertimbun dan sudah dievakuasi ke Puskesmas terdekat serta rumah sakit dan 1 orang dilaporkan selamat.(mcr27/jpnn)
Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina




