Kemensos Kirim Bantuan Korban Longsor Bandung Barat

detik.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kementerian Sosial mengirim bantuan logistik bagi korban bencana tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Bantuan dikirim dari Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat ke lokasi pengungsian di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa keselamatan warga serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana.

"Kemensos berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur terkait agar penanganan darurat bagi warga terdampak dapat berjalan optimal," ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/1/2026).

Bencana tanah longsor terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 02.00 WIB setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Kecamatan Cisarua sejak sehari sebelumnya. Kondisi tanah yang labil di kawasan lereng curam menyebabkan pergeseran tanah yang menimbun permukiman warga.

Longsor menerjang Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, dan mengakibatkan kerusakan rumah warga serta menimbulkan korban jiwa. Berdasarkan data sementara, tercatat 34 kepala keluarga atau 113 jiwa terdampak, dengan 34 KK di antaranya mengungsi di aula Kantor Desa Pasirlangu serta rumah kerabat terdekat.

Bencana ini menyebabkan 6 warga meninggal dunia, masing-masing atas nama Sunarya (L), Aah (P), Nining (P), Jajang Taryana (L), Rahmat (L), dan Enur (P). Selain itu, 33 orang mengalami luka berat, 35 orang luka ringan, serta 83 warga masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan. Sedikitnya 30 unit rumah dilaporkan terdampak akibat longsoran tanah. Seluruh korban luka dan korban meninggal telah dievakuasi ke Rumah Sakit Cisarua.

Untuk mendukung kebutuhan pengungsi, Dinas Sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Bandung Barat telah mendirikan dapur umum lapangan yang berlokasi di SDN 1 Pasirlangu, tidak jauh dari Kantor Desa Pasirlangu.

Sebagai bentuk dukungan, Kemensos menyalurkan bantuan berupa 1 unit tenda serbaguna, 5 unit tenda keluarga, 50 lembar tenda gulung, 200 lembar kasur, 200 lembar selimut, 500 paket makanan siap saji, 400 paket lauk pauk siap saji, 100 paket makanan anak, 100 paket family kit, 100 paket kidsware, serta bantuan sandang anak dan dewasa masing-masing sebanyak 50 paket.

Hingga saat ini, proses pencarian, pertolongan, serta pendataan korban masih terus dilakukan. Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, antara lain Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, BPBD, TNI-Polri, Basarnas, aparat kecamatan dan desa, Tagana, serta instansi terkait lainnya. Warga diimbau tetap berada di lokasi pengungsian mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan.




(prf/ega)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Update Banjir Jakarta: 90 RT dan 9 Ruas Jalan Masih Terendam Sabtu Pagi
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Jasa Marga Siap Operasikan Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo saat Mudik Lebaran
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Slot tak Yakin Liverpool Bergerak di Bursa Transfer
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Niat yang Benar Saat Memperingati Isra Mi raj | KALAM HATI
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Gempa 4,3 Magnitudo Guncang Bolaang Uki, Sulawesi Utara
• 15 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.