Ringankan Beban Korban Bencana Sumbar, YIS Salurkan Paket Sembako

republika.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama OK OCE Forever Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan sembako bagi masyarakat terdampak bencana alam di Nagari Anduriang, Kecamatan 2 x 11 Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari berturut-turut di dua lokasi berbeda.

Penyaluran sembako pertama digelar di Korong Sipisang Sipinang pada Rabu (21/1/2026), dilanjutkan di Korong Balah Aia pada Kamis (22/1/2026). Bantuan itu menyasar warga yang terdampak bencana banjir, longsor, dan galodo yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

Baca Juga
  • Pengiriman 20 Ton Bantuan Logistik Tahap Kedua untuk Korban Bencana Sumatera
  • Kemenag Salurkan Bantuan Rp138 Miliar untuk Korban Bencana Sumatera
  • AVI Humanity Salurkan Bantuan Terpadu untuk 10.429 Korban Bencana di Aceh

Founder YIS Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan, kegiatan itu bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya akibat kenaikan harga kebutuhan pokok pascabencana. Pihaknya menyediakan paket sembako senilai Rp 100 ribu yang diberikan secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap warga yang terdampak bencana," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis di Jakarta pada Sabtu (23/1/2026). Sebanyak 100 kepala keluarga terdampak bencana di wilayah Korong Sipisang Sipinang menerima bantuan paket kebutuhan pokok.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Paket tersebut berisi beras 3 kilogram (kg), minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, mi instan, dan teh. Paket serupa juga disalurkan kepada 100 kepala keluarga terdampak bencana di wilayah Korong Balah Aia.

Menurut Sandiaga, selain membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, kegiatan itu juga untuk menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat. "Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lonjakan harga kebutuhan pokok pascabencana alam. Kondisi tersebut berdampak langsung pada daya beli masyarakat, terutama warga yang tinggal di sekitar lokasi bencana dengan akses distribusi yang terbatas," jelasnya.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pandji Pragiwaksono Dilapor Majelis Pesantren Salafiyah Banten ke Polisi
• 19 jam lalufajar.co.id
thumb
23 Prajurit TNI Diduga Tertimbun Longsor di Cisarua Bandung Barat
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Daftar Orang Terkaya di AS Sepanjang Sejarah, Elon Musk Tak Terkendali
• 17 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
BCA & Allo Bank Ungkap Alasan Penurunan Bunga Kredit Masih Tertinggal dari BI Rate
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Penjualan Tiket Mudik 2026 Dibuka Bertahap Mulai 25 Januari
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.