Simaninggir (ANTARA) - PT Hutama Karya (HK) meminta warga bersabar agar dapat melalui jalur yang terputus di Desa Simaninggir, Kecamata Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara karena kondisi jalan yang masih riskan dan berisiko.
“Kami melarang kendaraan umum terutama mobil dan truk lewat jalur ini karena masih sangat berisiko,” kata Site Operational Manager PT Hutama Karya Iskandar Pane di Simaninggir, Sabtu.
Ia menjelaskan saat ini jalan baru dapat dilewati masyarakat lokal agar mereka tidak terpencil atau terputus aktivitas akibat jalur yang terputus ini.
“Ini semua soal keselamatan dan kami masih melakukan perbaikan jalan,” kata dia.
Ia menerangkan pembangunan jalan ini berlokasi di jalan yang curam serta tebing setinggi 40 meter sehingga masih berisiko untuk dilewati kendaraan umum.
Pihaknya juga masih melakukan kajian dan uji kualitas tanah agar jalan ini dapat dilalui secara permanen nantinya.
“Ini masih tahap kajian dan kami masih menunggu hasil kajiannya,” kata dia.
Ia mengatakan pihaknya telah melakukan pengalihan jalur dari Tarutung ke Sibolga melalui jalur alternatif meski menambah jarak tempuh.
“Kami berharap warga bersabar,” kata dia
Sementara warga Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, David mengaku sangat terbantu dengan telah dibukanya jalur ini untuk warga lokal.
Menurut dia jalan ini sempat terputus akibat longsor selama satu bulan dan sejak awal Januari sudah dapat dilalui.
“Kami sangat berterima kasih dan berharap agar jalur ini dapat segera dibuka untuk umum,” kata dia.
Kementerian Pekerjaan Umum bersama PT Hutama Karya melakukan perbaikan ruas jalan lintas Sumatera sepanjang 500 meter di Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah yang menghubungkan tiga daerah di Sumatera Utara pada Sabtu (24/1/2026). ANTARA/Mario Sofia Nasution Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum bersama PT Hutama Karya tengah mengebut perbaikan jalur lintas Sumatera di Desa Simaninggir, Kecamatan Situhuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara yang putus akibat terdampak bencana longsor.
“Kami terus bekerja setiap hari untuk menyelesaikan pengerjaan ini. Saat ini jalur ini sudah dapat dilalui warga lokal menggunakan roda dua,” kata Project Manajer PT Hutama Karya Mikael Turnip di Simaninggir, Sabtu.
Ia menjelaskan di jalur sepanjang 500 meter ini terdapat empat titik longsor besar sehingga membuat jalur yang menghubungkan Tapanuli Utara dengan Tapanuli Tengah serta Kotamadya Sibolga terputus.
“Kami menargetkan jalan ini dapat dilalui kendaraan umum di akhir tahun ini. Sementara jalan ini hanya dapat dilalui warga lokal,” kata dia.
Baca juga: Petani manggis Tanah Datar mulai bangkit setelah terdampak bencana
Baca juga: Mendagri puji normalisasi sungai di Hutanabolon Tapanuli Tengah
Baca juga: Bupati Tanah Datar pastikan pemerintah lengkapi isi perabotan huntara
“Kami melarang kendaraan umum terutama mobil dan truk lewat jalur ini karena masih sangat berisiko,” kata Site Operational Manager PT Hutama Karya Iskandar Pane di Simaninggir, Sabtu.
Ia menjelaskan saat ini jalan baru dapat dilewati masyarakat lokal agar mereka tidak terpencil atau terputus aktivitas akibat jalur yang terputus ini.
“Ini semua soal keselamatan dan kami masih melakukan perbaikan jalan,” kata dia.
Ia menerangkan pembangunan jalan ini berlokasi di jalan yang curam serta tebing setinggi 40 meter sehingga masih berisiko untuk dilewati kendaraan umum.
Pihaknya juga masih melakukan kajian dan uji kualitas tanah agar jalan ini dapat dilalui secara permanen nantinya.
“Ini masih tahap kajian dan kami masih menunggu hasil kajiannya,” kata dia.
Ia mengatakan pihaknya telah melakukan pengalihan jalur dari Tarutung ke Sibolga melalui jalur alternatif meski menambah jarak tempuh.
“Kami berharap warga bersabar,” kata dia
Sementara warga Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, David mengaku sangat terbantu dengan telah dibukanya jalur ini untuk warga lokal.
Menurut dia jalan ini sempat terputus akibat longsor selama satu bulan dan sejak awal Januari sudah dapat dilalui.
“Kami sangat berterima kasih dan berharap agar jalur ini dapat segera dibuka untuk umum,” kata dia.
Kementerian Pekerjaan Umum bersama PT Hutama Karya melakukan perbaikan ruas jalan lintas Sumatera sepanjang 500 meter di Desa Simaninggir, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah yang menghubungkan tiga daerah di Sumatera Utara pada Sabtu (24/1/2026). ANTARA/Mario Sofia Nasution Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum bersama PT Hutama Karya tengah mengebut perbaikan jalur lintas Sumatera di Desa Simaninggir, Kecamatan Situhuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara yang putus akibat terdampak bencana longsor.
“Kami terus bekerja setiap hari untuk menyelesaikan pengerjaan ini. Saat ini jalur ini sudah dapat dilalui warga lokal menggunakan roda dua,” kata Project Manajer PT Hutama Karya Mikael Turnip di Simaninggir, Sabtu.
Ia menjelaskan di jalur sepanjang 500 meter ini terdapat empat titik longsor besar sehingga membuat jalur yang menghubungkan Tapanuli Utara dengan Tapanuli Tengah serta Kotamadya Sibolga terputus.
“Kami menargetkan jalan ini dapat dilalui kendaraan umum di akhir tahun ini. Sementara jalan ini hanya dapat dilalui warga lokal,” kata dia.
Baca juga: Petani manggis Tanah Datar mulai bangkit setelah terdampak bencana
Baca juga: Mendagri puji normalisasi sungai di Hutanabolon Tapanuli Tengah
Baca juga: Bupati Tanah Datar pastikan pemerintah lengkapi isi perabotan huntara



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482119/original/085386600_1769161243-IMG_9502.jpeg)