Jakarta, VIVA – Memasuki akhir pekan, masyarakat di berbagai daerah Indonesia kembali dihadapkan pada kondisi cuaca yang perlu diantisipasi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa dinamika atmosfer yang berkembang dalam beberapa hari terakhir masih berpotensi memicu cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat, angin kencang, hingga kilat dan petir.
Pada Minggu, 25 Januari 2026, sebagian wilayah diperkirakan belum sepenuhnya terbebas dari dampak tersebut. Mengutip dari situs resminya, BMKG mencatat, cuaca pada Minggu, 25 Januari 2026 masih dipengaruhi oleh keberadaan bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia serta penguatan Monsun Asia.
Bibit Siklon Tropis 91S terpantau di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat dan memiliki potensi tinggi berkembang menjadi siklon tropis dalam 48 hingga 72 jam ke depan. Kondisi ini memicu terbentuknya daerah konvergensi dan perlambatan angin di wilayah selatan Indonesia, termasuk Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.
Selain itu, aktifnya Monsun Asia yang membawa massa udara lembap dari Laut Cina Selatan, diperkuat dengan fenomena cross equatorial northerly surge (CENS), turut meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Aliran udara lembap ini bergerak melintasi ekuator dan berdampak signifikan terhadap peningkatan intensitas hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan.
Potensi Hujan Lebat dan Cuaca EkstremPada Minggu, 25 Januari 2026, cuaca di Indonesia secara umum diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Namun, BMKG mengingatkan adanya potensi peningkatan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah, termasuk Jawa, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sumatera, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
Wilayah Banten dan DKI Jakarta masih berada dalam kategori waspada tinggi terhadap hujan sangat lebat hingga ekstrem. Sementara itu, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur juga perlu mewaspadai hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang.
Kondisi angin kencang juga berpotensi terjadi di wilayah Kepulauan Riau, Bali, serta Nusa Tenggara.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat, terutama bagi Anda yang berencana melakukan aktivitas luar ruang, perjalanan darat, laut, maupun udara pada Minggu, 25 Januari 2026.



