Jakarta, VIVA — Mutasi jabatan yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, pada Januari 2026 turut menyentuh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya.
Sejumlah posisi strategis di lingkungan kepolisian Ibu Kota resmi berganti sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
Salah satu jabatan yang mengalami pergantian yakni Direktur Reserse Siber (Dirresiber) Polda Metro Jaya, Brigadir Jenderal Polisi Roberto G. M. Pasaribu digantikan oleh Komisaris Besar Polisi R. Bagoes Wibosono, yang kini dipercaya memimpin penanganan kejahatan siber di wilayah hukum Polda Metro Jaya.
Perubahan juga terjadi pada posisi Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya. Pejabat sebelumnya, Komisaris Besar Polisi Edi Suranta Sitepu, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (Karokorwas PPNS) Bareskrim Polri.
Jabatan Dirreskrimsus kini diemban oleh Kombes Pol Victor Dean Mackbon, yang sebelumnya menjabat Dirreskrimsus Polda Papua.
Selain itu, mutasi Kapolri juga menyasar jabatan Kepala Biro Perencanaan Umum dan Anggaran (Karo Rena) Polda Metro Jaya. Kombes Pol I Bagus Rai Elryanto digantikan oleh Kombes Pol Teguh Tri Sasongko, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Rena Polda Jawa Barat.
Tak hanya di level PJU, rotasi juga terjadi pada posisi wakil direktur. Ajun Komisaris Besar Polisi Ardian Satrio Utomo diangkat dalam jabatan baru sebagai Wakil Direktur Reserse Siber (Wadirresiber) Polda Metro Jaya, menggantikan AKBP Fian Yunus.
Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melaksanakan mutasi jabatan terhadap perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) pada Januari 2026.
Total terdapat 85 personel yang mengalami mutasi berdasarkan dua Surat Telegram Kapolri. Mutasi tersebut tertuang dalam ST Nomor ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel, serta ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tanggal 22 Januari 2026 dengan jumlah 32 personel.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi dan karier personel Polri.
“Mutasi jabatan adalah hal yang rutin dan wajar dalam organisasi Polri. Ini dilakukan sebagai bentuk penyegaran, penguatan struktur organisasi, serta pembinaan karier guna memastikan pelaksanaan tugas Polri berjalan optimal dan profesional,” kata Trunoyudo, Sabtu, 24 Januari 2026.




