Hadapi Disrupsi AI, Ketua PP Muhammadiyah Dorong Transformasi AUM dan Advokasi

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Muhammadiyah didorong untuk melakukan transformasi besar-besaran terhadap Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) guna menghadapi dampak disrupsi kecerdasan buatan (AI), termasuk ancaman pengangguran massal di masa depan.

Hal ini disampaikan Ketua PP Muhammadiyah Prof Dadang Kahmad dalam pengajian rutin PP Muhammadiyah di Jakarta pada Jumat (23/1/2026) malam. 

Baca Juga
  • Petugas Haji Pelajari Tactical Floor Game Saat di Armuzna  
  • KDM Usul Lokasi Longsor di Cisarua Bandung Barat Dijadikan Hutan
  • Pascabanjir, Layanan Cuci Darah RSUD Aceh Tamiang Kembali Beroperasi

“Ke depan itu tidak lagi physical oriented. Pendidikan tidak selalu tentang gedung-gedung indah, tapi bagaimana pendidikan itu supaya efektif,” ujar Prof Dadang.

"Jadi kita harus memanfaatkan transformasi AUM," ucapnya. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia mencontohkan perubahan besar di berbagai sektor akibat otomatisasi. Sistem tol yang dulunya membutuhkan banyak tenaga kerja kini sepenuhnya digantikan teknologi. Menurutnya, tren ini akan semakin meluas hingga tahun 2030.

“Nanti orang beli apa pun tidak lagi berhubungan dengan orang. Semua serba otomatis,” katanya.

Dalam kondisi tersebut, Prof Dadang menilai Muhammadiyah harus memperkuat peran advokasi sosial, khususnya bagi kelompok masyarakat yang terdampak disrupsi teknologi dan kehilangan pekerjaan.

"Peranan kita harus ditingkatkan dalam advokasi kebencanaan," jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa transformasi AUM harus sejalan dengan visi pendidikan berbasis efektivitas dan pemanfaatan teknologi, sebagaimana sedang dipikirkan oleh pemerintah.

Pengajian ini menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Ismail Fahmi, PhD (Wakil Ketua MPI PP Muhammadiyah), Muhammad Rofiq, Lc., M.A., PhD (Sekretaris Majelis Tarjih PP Muhammadiyah), serta Derry Tanti Wijaya, PhD (Associate Professor Monash University Indonesia).

“Ketiga narasumber ini sangat luar biasa. Oleh karena itu kita beruntung malam ini bisa mendengarkan dan menyaksikan beliau,” kata Prof Dadang.

 

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPRD Kota Malang Soroti Proyek Drainase Soekarno-Hatta, Desak Pengembalian Penghijauan
• 18 jam lalurealita.co
thumb
Pramono: PJJ Tidak Diberlakukan Jika Cuaca Cerah
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Polda Metro Bongkar Lab Tembakau Sintetis di Jakbar, 1 Orang Ditangkap
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Prediksi Skor AS Roma vs AC Milan: Head to Head, Susunan Pemain
• 45 menit lalubisnis.com
thumb
Sennheiser Rilis RS 275, Paket Headphone TV Nirkabel Sudah Auracast
• 13 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.