Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan masuknya investasi, khususnya bidang ekonomi digital saat gelaran World Economic Forum pada 19 hingga 23 Januari 2026 di Davos, Swiss. Ia telah bertemu dengan beberapa pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat untuk berdialog mengenai potensi investasi yang dapat dilakukan.
"Beberapa perusahaan yang tertarik antara lain Nvidia, Amazon Web Service, Docusign, Crowdstrike, dan Cloudflare," kata Airlangga melalui keterangan tertulis, dikutip pada Minggu (25/1).
Airlangga memanfaatkan rangkaian agenda WEF 2026 untuk bertemu dengan pimpinan perusahaan digital asal Amerika Serikat (AS) itu juga sebagai tindak lanjut dari perundingan tarif antara Indonesia dan AS. Pertemuan yang digelar di Indonesia Pavilion tersebut membahas potensi investasi strategis di sektor digital nasional.
Dari pihak Indonesia, hadir Nongsa Digital Park sebagai pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa di Batam yang diproyeksikan menjadi salah satu hub ekonomi digital nasional.
"Pada kesempatan tersebut dibahas mengenai tren ekonomi digital dan potensi pengembangan investasi di Indonesia, khususnya di bidang data center, keamanan siber hingga infrastruktur digital," ujar Airlangga.
Pada kesempatan yang sama, Airlangga juga bertemu dengan Menteri Investasi Yordania Tareq Abu Ghazaleh. Pertemuan yang turut dihadiri oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani dan Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir itu juga membahas soal tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Danantara dan Jordan Investment Fund terkait peluang investasi strategis di Kerajaan Hashemite Yordania.
WEF menjadi forum strategis bagi Indonesia untuk menyampaikan arah kebijakan ekonomi nasional di tengah dinamika global. Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya perdamaian dan stabilitas sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi.
"Perdamaian dan stabilitas adalah aset paling berharga yang kita miliki. Keduanya bukanlah kemewahan, melainkan merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bersama," ujar Prabowo.





/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2026%2F01%2F22%2F163e2a4a-d8f1-39c4-a9b8-8ccacc9d76a1_heic.jpg)