Jakarta, VIVA – Kepergian selebgram sekaligus figur publik muda Lula Lahfah meninggalkan duka mendalam sekaligus tanda tanya bagi banyak orang. Di usia yang terbilang masih sangat muda, yakni 26 tahun, Lula menghembuskan napas terakhirnya setelah sempat menjalani perawatan medis akibat kondisi kesehatannya yang menurun.
Lula Lahfah meninggal dunia pada Jumat, 23 Januari 2026. Berdasarkan informasi yang beredar, ia dinyatakan meninggal akibat henti jantung dan henti napas, setelah seharian tidak memberikan kabar kepada orang-orang terdekatnya. Kabar ini mengejutkan publik, mengingat sebelumnya Lula masih aktif di media sosial meski diketahui sedang menjalani rawat jalan. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya.
- instagram:@lulalahfah
Beberapa waktu sebelum meninggal dunia, tepatnya di awal 2026, Lula sempat dirawat di rumah sakit selama sekitar satu minggu. Dalam kondisi tersebut, ia tetap berusaha tampil ceria dan membagikan aktivitasnya melalui media sosial, termasuk membuat konten TikTok dari ruang perawatan.
"TikTokan deh, udah eneg banget seminggu di RS," tulis Lula Lahfah di video TikToknya yang dikutip pada Minggu, 25 Januari 2026.
Dalam video yang beredar, Lula terlihat berada di kamar rumah sakit dengan tangan terpasang infus. Meski sedang sakit, ia masih menyunggingkan senyum dan mencoba menghibur diri.
Lula juga secara terbuka mengungkap kondisi kesehatannya kepada para pengikutnya. Kekasih Reza Arap itu menyebut dirinya menderita beberapa penyakit sekaligus, yang membuatnya harus menjalani rawat inap.
Ketika seorang netizen bertanya soal kondisi kesehatannya, Lula menjawab apa saja penyakit yang dideritanya yang ternyata bukan cuma satu, melainkan ada beberapa. .
"Emang kakaknya sakit apa?" tanya di netizen melalui komentar.
"Borongan, ISK, usus bengkak radang, batu ginjal, GERD," jelas Lula Lahfah.
Tak hanya itu, Lula juga menceritakan kronologi awal sakit yang ia alami. Melalui unggahan yang dikutip dari Instagram @rumpi_gosip, ia mengungkap bahwa kondisi tubuhnya menurun secara bertahap hingga akhirnya harus dibawa ke rumah sakit.
"Awalnya meriang sebadan-badan ngilu, sendi-sendi ngilu, dipegang aja ngilu. Terus demam tinggi ternyata, terus perut aku keram banget banget. Napas aja sakit. Akhirnya pas ke RS dicek aku infeksi bakteri," jelas Lula Lahfah.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482825/original/006266500_1769258677-1000756515.jpg)



