tvOnenews.com - Mantan juara interim kelas ringan UFC, Dustin Poirier, menyampaikan prediksinya terkait duel antara Paddy Pimblett dan Justin Gaethje yang akan menjadi laga utama UFC 324.
Pertarungan tersebut dijadwalkan berlangsung di T-Mobile Arena, Nevada, Amerika Serikat, pada Minggu (25/1/2026) dan akan disiarkan melalui layanan OTT Vidio. Kedua petarung dipertemukan untuk memperebutkan sabuk juara interim kelas ringan.
Sabuk interim ini dibuat guna mengisi kekosongan gelar, mengingat juara kelas ringan saat ini, Ilia Topuria, belum dapat bertanding karena masih terjerat masalah hukum dengan mantan istrinya.
- Instagram.com/ufcindonesia
Justin Gaethje dikenal sebagai petarung yang telah melewati banyak pertarungan keras dan perang panjang di UFC. Namun, mentalitas dan kepercayaan diri yang dimiliki Paddy Pimblett disebut tidak kalah luar biasa.
Kedua petarung ini sama-sama memiliki gaya bertarung yang atraktif. Gaethje, petarung asal Amerika Serikat berjuluk The Highlight, bahkan hampir meraih pendapatan hingga 1 juta dolar AS atau sekitar Rp15,3 miliar hanya dari bonus penampilan sepanjang kariernya.
Pertemuan mereka pun menjadi bahan pembicaraan hangat di komunitas MMA. Gaethje datang dengan segudang pengalaman di level kejuaraan, sementara Pimblett, yang dijuluki The Baddy, akan menghadapi tantangan terbesar dalam perjalanan kariernya sejauh ini.
Dalam penampilannya di acara The Ariel Helwani Show, Dustin Poirier mengungkapkan prediksi untuk laga utama UFC 324. Ia mengaku lebih menjagokan Gaethje untuk meraih kemenangan, meski hasil tersebut dinilai sebagai kejutan oleh para bandar taruhan.
Menurut Poirier, pengalaman Gaethje dalam menjalani pertarungan berdurasi panjang menjadi keunggulan utama dibanding Pimblett.
“Saya rasa [Gaethje] sudah terbiasa dengan pertarungan 25 menit. Dia sudah pernah terlibat dalam pertarungan sengit sebelumnya. Saya pikir Paddy akan kesulitan menghentikannya dalam pertarungan berdiri, dan saya rasa Paddy tidak akan mampu menjatuhkannya,” kata Poirier.
“Justin memiliki pukulan yang lebih kuat dan dia akan membahayakan dirinya sendiri untuk mendaratkan salah satu pukulannya. Sulit untuk menghindari pukulan seperti itu selama 25 menit.”




