KKP beri kenaikan pangkat anumerta untuk ASN korban kecelakaan ATR

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberi kenaikan pangkat anumerta (setelah kematian) untuk aparatur sipil negara (ASN) yang wafat dalam kecelakaan pesawat ATR 42-500.



“Kita semua menjadi saksi bahwa semua almarhum dalam keadaan yang sangat mulia menjadi patriot bangsa yang gugur dalam menjalankan tugas kedinasan, tugas negara, dalam melaksanakan misi pengawasan sumber daya kelautan,” ujar Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, Minggu.

Ferry Irawan dan Yoga Naufal gugur saat menjalankan misi pengawasan sumber daya perikanan, bersama satu pegawai lainnya atas nama Deden Maulana yang sudah lebih dulu dimakamkan pada 22 Januari lalu.

Pesawat ATR jenis 42-500 dengan nomor lambung PK THT yang mereka tumpangi jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 17 Januari 2026. Selain tiga pegawai KKP, tujuh kru pesawat milik Indonesia Air Transport juga gugur dalam peristiwa tersebut.

Baca juga: KKP beri penghormatan terakhir untuk korban kecelakaan pesawat ATR

KKP memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada tiga pegawainya, serta seluruh kru pesawat. KKP mengucapkan terima kasih atas dedikasi selama bekerja, khususnya dalam pengawasan sumber daya kelautan perikanan di seluruh perairan Nusantara.

Ferry Irawan telah 18 tahun bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di KKP. Sedangkan Yoga Naufal merupakan tenaga profesional yang terlibat dalam kegiatan operasional pendukung sektor penerbangan dan dokumentasi udara Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP).

Sementara Deden merupakan pegawai bidang pengelola barang milik daerah di KKP yang turut menjadi penumpang pesawat ATR milik Indonesia Air Transport (IAT) tersebut.

“Kami naikkan (pangkatnya) karena mereka melaksanakan tugas operasi, untuk pelaksanaan kegiatan surveillance (pemantauan),” ujar Didit.

Baca juga: Menteri KKP pingsan saat penghormatan korban kecelakaan pesawat ATR

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam upacara yang digelar di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, Minggu.

Upacara tersebut merupakan penghormatan dan pelepasan Alm. Ferry Irawan, Alm. Yoga Naufal, dan Capt. Andy Dahananto yang gugur saat bertugas dalam musibah jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Kepolisian kawal pemakaman Copilot Farhan di Gowa

Baca juga: Jenazah pilot ATR dipulangkan malam ini ke Jakarta


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Seluruh Korban Jatuhnya Pesawat IAT di Pangkep Berhasil Diidentifikasi Tim DVI
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Italia 1934: Otak Maestro Gaek, Kualitas, dan Tentu Faktor Kandang
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Tottenham Tak Kunjung Menang, Suporter Spurs Desak Thomas Frank Mundur
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Cerita Detik-detik Lula Lahfah Tewas di Apartemen, Polisi Jelaskan soal Evakuasinya
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Banjir Masih Rendam 9 RT di Jakarta hingga Sore ini
• 9 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.