Bisnis.com, JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat banjir di wilayah ini belum tertangani sepenuhnya. Tercatat 19 wilayah setingkat rukun tetangga (RT) serta satu ruas jalan di Jakarta masih tergenang banjir pada Minggu pagi, (25/1/2025) imbas hujan deras yang melanda ibu kota sejak kemarin lusa (22/1).
“Hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis (22/1) menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah DKI Jakarta,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta dilansir dari Antara.
Secara lebih detail, untuk kawasan Jakarta Barat sebanyak tiga RT yang terendam banjir yakni satu RT di Kelurahan Kembangan Selatan dengan ketinggian air 35 sentimeter (cm) dan dua RT di Kembangan Utara dengan ketinggian 30-40 cm.
Di Jakarta Timur, terdapat 15 RT, yang terdiri dari empat RT di Kelurahan Bidara Cina dengan ketinggian air 85-140 cm, empat RT di Kelurahan Kampung Melayu (110 cm), lima RT di Kelurahan Cawang (20 cm), dan dua RT di Kelurahan Cililitan (20 cm).
Sementara di Jakarta Utara, masih terdapat satu RT yang terendam air yakni di Kelurahan Kapuk Muara (40 cm). Adapun Jalan Kembangan Raya, Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat masih tergenang dengan ketinggian air 35 cm.
BPBD hingga saat ini mencatat masih ada ratusan orang mengungsi di sejumlah lokasi. Antara lain:
Baca Juga
- Harga Emas Antam Hari Ini, 25 Januari 2026: Buyback Rp2,71 Juta per Gram di Pegadaian
- Kasus Investree Masuk Penuntutan, 2 Tersangka Diserahkan
- Pemerintah Cabut Izin Tambang Emas Entitas UNTR, Cek Dampaknya ke Kinerja
Jakarta Barat
1. Kelurahan Rawa Buaya
- Masjid Baitul Rahman : 20 KK (97 jiwa)
- Masjid Hidayatussalam : 3 KK (9 jiwa)
- Mushola Nurul Ikhsan RT 006/01: 10 KK (18 jiwa)
- Balai Warga RT 09/02, Kel. Rawa Buaya: 7 KK (25 jiwa)
- SDN 02 Rawa Buaya: 11 KK (63 jiwa)
- SDN 03 Rawa Buaya: 15 KK (38 jiwa)
- SDN 07 Rawa Buaya: 65 KK (230 jiwa)
2. Kelurahan Kembangan Selatan
- Kantor JNE Kembangan Selatan : 21 KK (82 jiwa)
3. Kelurahan Kembangan Utara
- Gg. Nurul Muslimin RT 07 RW 01 : 27 KK (114 jiwa)
- Sekretariat Jl. H.Bule RT.008 RW.01: 15 KK (40 jiwa)
- SDN 01 RT 01 RW 02: 4 KK (16 jiwa)
- Mushola Al - Hidayah RT 06 RW 01: 24 KK (79 jiwa)
4. Kelurahan Duri Kosambi
- Masjid Majlis Al-Falah: 25 KK (100 jiwa)
Jakarta Timur
1. Kelurahan Cawang
- Musholla Al Islah : 15 KK (60 jiwa)
- Saung Lapangan Tenis RW03: 13 KK (60 jiwa)
2. Kelurahan Bidara Cina
- Aula Keluarahan Bidara Cina 32 KK (107 jiwa)
- Gedung SKKT RW 11, 6 KK (15 jiwa)
- Masjid Al Abror RW 11, 12 KK (40 jiwa)
3. Kelurahan Kampung Melayu
- SDN Kampung Melayu 01 dan 02: 46 KK (250 jiwa)
- Masjid Jami Itihadul Ikhwan: 18 KK (70 jiwa)
Jakarta Utara
1. Kelurahan Kapuk Muara
- Gang Masjid Nurul Jannah RW.02 : 25 KK (97 jiwa)
Yohan mengatakan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan, memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Selain itu BPBD DKI juga bekerja sama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat. BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan,” katanya.





