Penulis: Fityan
TVRINews - Bandung Jawa Barat
Tim SAR gabungan temukan empat korban tewas
Operasi kemanusiaan skala besar terus dilakukan di wilayah Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, menyusul bencana tanah longsor yang melanda kawasan tersebut. Hingga Minggu 25 Januari 2026.
tim SAR gabungan masih berupaya keras menembus material tanah guna mencari puluhan warga yang dilaporkan hilang.
Sejauh ini, otoritas setempat mengonfirmasi penemuan empat korban meninggal dunia dan penyelamatan satu warga dalam kondisi hidup ,Selama operasi evakuasi yang berlangsung hingga Sabtu malam.
Proses Evakuasi dan Identifikasi
Koordinator Misi SAR (SMC), Ade Dian, mengungkapkan bahwa fokus pencarian pada akhir pekan ini membuahkan hasil meski di tengah kondisi yang memprihatinkan.
Seorang warga bernama Lili berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat pada Minggu siang dan segera dilarikan ke Puskesmas
Pasirlangu untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, duka menyelimuti lokasi kejadian saat petugas menemukan empat jenazah perempuan di titik koordinat yang berbeda.
"Tim menemukan tiga korban perempuan pada sore hari, diikuti satu korban lainnya
sesaat sebelum operasi dihentikan sementara untuk evaluasi harian pada pukul 19.00 WIB," ujar Ade Dian dalam keterangan resminya.
Selain jenazah utuh, tim medis juga tengah melakukan identifikasi terhadap dua bagian tubuh (body part) guna memastikan identitas korban secara akurat melalui posko Disaster Victim Identification (DVI).
Data Korban dan Tantangan Lapangan
Berdasarkan pembaruan data terbaru Tim SAT, total korban selamat tercatat sebanyak 23 orang, sementara sembilan orang dipastikan meninggal dunia.
Dari jumlah tersebut, lima jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga, sedangkan empat lainnya masih dalam proses pemulasaraan di Posko DVI.
Tantangan utama yang dihadapi personel di lapangan adalah kondisi geografis dan faktor cuaca yang tidak menentu.
"Akses menuju lokasi bencana sangat sulit, ditambah hujan deras yang terus mengguyur wilayah Cisarua. Hal ini menghambat mobilisasi alat dan personel," tambah Ade.
Status Pencarian
Otoritas memperkirakan masih ada sekitar 80 orang yang dinyatakan hilang, meski angka ini bersifat dinamis dan terus divalidasi berdasarkan laporan warga serta pencocokan data kependudukan.
Operasi pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada hari ini dengan memperluas zona penyisiran, sembari tetap memantau stabilitas tanah di lokasi guna menjamin keselamatan para relawan dan petugas penyelamat.
Editor: Redaktur TVRINews




