Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah tren fashion yang terus berubah, pakaian dasar seperti kaos, kardigan, atau kemeja polos masih tetap menjadi elemen penting dalam setiap lemari pakaian.
Kaos, kemeja, cardigan polos hingga celana atau sepatu dengan model dan pilihan warna yang netral, sering disebut sebagai ‘must-have basic item’. Hal ini karena barang-barang tersebut mampu dipakai berulang kali, fleksibel untuk dipadukan dengan berbagai gaya, dan tetap relevan untuk berbagai situasi.
Meski terlihat sederhana, basic item justru menjadi penentu kenyamanan serta penunjang dalam sebuah gaya, yang juga punya peluang keuntungan besar dengan tingkat permintaan yang tinggi.
Hal ini yang ditangkap Cotton Well, brand lokal yang dikenal dengan produk pakaian pria untuk sehari-hari. Tidak hanya memproduksi dan menjual pakaian yang nyaman, tetapi juga berkualitas.
Cotton Well didirikan oleh Ardian Lawkito, pada pertengahan 2020, setelah ia melihat adanya pergerakan pasar cukup besar khususnya dalam cara masyarakat berbelanja.
"Berbekal pengalaman serta rekanan supplier bahan dan produksi, kami mengawali langkah secara sederhana yaitu dari rumah, dengan skala produksi terbatas dan fokus terhadap kebutuhan yang paling relevan pada saat itu," katanya, dikutip Rabu (21/1/2026).
Baca Juga
- Cerita Irene Kristi dan Devy Natalia Bangun Brand Fashion Lokal Bohopanna
- Sanane, Brand Fashion Lokal yang Dibangun Sejak di Kampus
- 225 Brand Fashion, Kosmetik, dan Wewangian Lokal Tampil di The BFF Festival, Dimulai Hari Ini!
Dari sana, Ardian mulai mematangkan visi dan memutuskan untuk mengubah nama menjadi Cotton Well yang berfokus pada produk pakaian pria yang mengutamakan kenyamanan dan fungsionalitas.
Memulai pemasaran produk lewat platform e-commerce secara online, Ardian melihat respons pasar yang positif, dengan pesanan yang masuk secara stabil.
Sejak saat itu, Ardian menetapkan nama Cotton Well juga sekaligus mulai memperkenalkan berbagai produk lainnya.
"Mengusung konsep pakaian basic bukan berarti menurunkan sebuah standar, melainkan menghadirkan kualitas yang konsisten untuk menemani keseharian. Inilah yang menjadi prinsip Cotton Well hingga saat ini," terangnya.
Meskipun dihadapkan dengan persaingan bisnis yang cukup ketat di dunia fashion, Cotton Well tetap optimistis untuk terus maju dan up to date dengan tren fashion terbaru. Namun, semua ide tersebut akan disaring untuk tetap menjaga jati diri brand agar bisa terus konsisten menyuguhkan produk-produk yang sesuai dengan karakter brand.
Ardian mengungkapkan, sepanjang membangun brandnya, ia juga menghadapi banyak tantangan. Terdapat banyak proses, mulai dari mengatur permodalan, menghitung biaya produksi, menyusun alur kerja, hingga supply chain produk.
“Seluruh produk Cotton Well diproduksi bersama tim produksi lokal, mulai dari pemilihan bahan hingga proses pembuatannya. Hal ini menjadi perhatian utama kami, selain dari strategi dalam memasarkan produk tersebut. Saya pribadi belajar dengan cara terjun langsung untuk berdagang dan beradaptasi dengan kebutuhan pengguna yang terus bergerak,” lanjut Ardian.
Cotton Well juga terus beradaptasi dengan perkembangan fitur-fitur di e-commerce, sampai membuka kesempatan bekerja sama dengan kreator dan affiliate untuk memperkuat promosi dan awareness terhadap produk Cotton Well.
“Dengan konsisten berjualan dan memanfaatkan fitur-fitur yang ada di e-commerce, Cotton Well bisa mencatatkan peningkatan penjualan, terutama pada hari-hari besar," imbuhnya.



