Teknologi Pendingin Air Lenovo Jadi Otak di Balik Kecanggihan Formula 1

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Formula 1 dan Lenovo mengumumkan penerapan Lenovo Neptune Liquid Cooling — sebuah terobosan teknologi pendinginan yang meningkatkan performa secara drastis sekaligus meningkatkan efisiensi energi hingga 40 persen.

Solusi Lenovo Neptune menghadirkan kemampuan High Performance Computing (HPC) yang lebih optimal dan mendukung sistem kecerdasan buatan (AI) Formula 1 di F1 Media and Technology Centre, Biggin Hill, Inggris, menjadikannya solusi yang tepat untuk mendukung strategi keberlanjutan jangka panjang Formula 1.

Baca Juga :
Musim Belum Dimulai, Persaingan Sudah Memanas Lewat Jadwal Peluncuran Mobil F1 2026
Dari Titik Terendah ke Puncak Dunia, Nasihat Vettel dan Stoner Jadi Kunci Gelar Juara Lando Norris

Penerapan Lenovo Neptune Liquid Cooling memungkinkan hal tersebut. Solusi ini terintegrasi langsung ke dalam server Lenovo ThinkSystem SD665-N V3, dengan menghilangkan panas pada tingkat prosesor menggunakan air hangat, sehingga secara signifikan mengurangi daya yang dibutuhkan untuk mendinginkan komputasi berkepadatan tinggi.

“Lenovo Neptune Liquid Cooling secara fundamental memperkuat infrastruktur teknis Formula 1. Hal ini memungkinkan Formula 1 untuk memperluas skala dan kecanggihan sistem penyiarannya, sambil tetap memenuhi persyaratan efisiensi, keandalan, dan keberlanjutan,” kata Chief Technology Officer Lenovo, Tolga Kurtoglu.

Melalui kemitraan global jangka panjang dengan Formula 1, Lenovo menyediakan solusi teknologi end-to-end yang menunjang operasional balapan sekaligus kebutuhan bisnis secara menyeluruh.

Lebih dari 600 karyawan Formula 1 mengandalkan server Lenovo dan perangkat AI ready—mulai dari laptop AI, monitor, dan workstation hingga tablet serta smartphone Motorola—untuk berkolaborasi secara global dan menghadirkan tayangan kelas dunia bagi 1,6 miliar penonton kumulatif setiap tahunnya.

Pada setiap akhir pekan balapan, Formula 1 membangun Event Technical Centre (ETC) di sisi lintasan—fasilitas portabel terbesar dan paling kompleks di dunia dalam kategorinya.

Di sinilah Formula 1 mengumpulkan berbagai macam data, mulai dari pencatatan waktu real-time, telemetri mobil, dan data ban, hingga komunikasi radio tim, tayangan kamera, serta aliran audio, di mana platform virtualisasi Lenovo menyediakan kekuatan komputasi untuk menjalankan seluruh operasional tersebut.

Sepanjang akhir pekan balapan, sekitar 600 TB live data ditransmisikan secara langsung antara ETC dan Media and Technology Centre (M&TC) Formula 1 yang berteknologi canggih di Biggin Hill, Inggris—pusat utama operasional siaran dan data Formula 1, sekaligus lokasi utama penerapan Lenovo Neptune Liquid Cooling secara bertahap.

Baca Juga :
Jajaran Laptop dan Gadget Lenovo yang Wajib Masuk Wishlist
Lando Norris Pecah Telur! Ini 5 Jurus yang Mengantarnya Jadi Juara Dunia F1 2025
Red Bull Akui Kesalahan Fatal Bikin Yuki Tsunoda Kena Dua Penalti di Grand Prix Sao Paulo 2025

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tanda Pola Hidup Sehat Berubah, Ribuan Warga Depok Antusias Ikuti Fun Run
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Modifikasi Cuaca Hari ke-9, BPBD Jakarta Lakukan Tiga Penerbangan Penyemaian Awan
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Labore Rilis Microbiome Skin Code, Teknologi Analisis Kulit Berbasis Sains
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Foto Lula Lahfah Meninggal Tersebar, Dara Arafah: Kematian Bukan Konten
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Gibran Sambangi Cisarua Bandung Barat, Cek Kondisi Pengungsi Terdampak Longsor
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.