Denny JA Donasikan Seluruh Dana dari BRICS Literature Award untuk Pengembangan Sastra Dunia

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Denny JA mendonasikan seluruh dana yang diterimanya dari BRICS Literature Award 2025 untuk pengembangan sastra dunia melalui Denny JA Foundation.

Keputusan tersebut disampaikan bertepatan dengan peresmian BRICS Literature Award perdana yang digelar pada akhir Januari 2026 di Kairo, Mesir. Donasi dilakukan secara penuh, tanpa potongan, dan bukan bersifat simbolik.

Baca Juga :
Rusia Bakal Perkuat Hubungan Bilateral dengan Indonesia di 2026, Simak Cakupannya
Dua Sastrawan Dunia Dapat Penghargaan BRICS 2025

Penghargaan sastra BRICS secara resmi diserahkan pada 24 Januari 2026 di Hall Internasional Pameran Buku Internasional Kairo.

Penyerahan dilakukan oleh Direktur Eksekutif BRICS Literature Award, Aleksander Okstovich, yang didampingi Direktur Eksekutif BRICS Literature Network, Vadim Terekhin, serta Koordinator BRICS Mesir, Douha Mostafa.

Seleksi pemenang dilakukan secara berlapis dan lintas negara, dimulai dari daftar panjang di Brasil, daftar pendek di Jakarta, hingga penetapan pemenang di Rusia.

Penghargaan utama diberikan kepada Salwa Bakr, yakni sastrawan terkemuka asal Mesir yang dikenal sebagai suara perempuan kritis dalam sastra Arab modern.

Sementara itu, Denny JA menerima penghargaan khusus “Untuk Inovasi di Bidang Sastra” atas kontribusinya mengembangkan puisi esai, genre sastra yang memadukan riset faktual, empati kemanusiaan, dan kekuatan bahasa liris.

Dalam sambutannya, Vadim Terekhin menegaskan bahwa penganugerahan penghargaan sastra BRICS yang pertama ini merupakan sinyal penting.

Ia menegaskan sastra negara-negara BRICS tetap, dan akan terus, menjadi bagian tak terpisahkan dari ruang budaya global.

Selain itu, ia menyampaikan harapan agar penghargaan yang diberikan kepada Salwa Bakr dan Denny JA menjadi awal dari perjalanan panjang dan bermakna.

Sebuah prolog menuju pengakuan yang lebih luas, tidak hanya di dunia BRICS, tetapi juga di panggung sastra dunia.

Rencananya, karya para pemenang akan diterjemahkan ke dalam 10 bahasa dunia.

Melalui sambutan yang dibacakan oleh Sastri Bakry, Koordinator Sastra BRICS Indonesia, Denny JA, menyampaikan refleksi tentang pentingnya keberagaman pusat sastra dunia.

Ia menegaskan, bahwa BRICS Literature Award bukan untuk menggantikan Hadiah Nobel, melainkan melengkapinya, sebagai kompas baru yang lebih inklusif dan beragam.

Denny menuturkan, seluruh dana penghargaan tersebut didonasikan sepenuhnya untuk pengembangan sastra dunia, dan disalurkan melalui Denny JA Foundation.

Baca Juga :
Denny JA Soroti Suara Asia-Afrika-Amerika Latin dalam BRICS Award 2025
Denny JA dan Inovasi Puisi Esai yang Mengantarnya ke BRICS Award
Tren Sastra Kembali di Era Digital, 4 Sosok Ini Bawa Literasi Jadi Gaya Hidup Baru

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kementerian PU dan ADHI Karya Dipulihkan 21 Titik Kerusakan Sungai Pascabanjir di Sumatera Barat
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kecelakaan di Jombang, Ayah dan Anak asal Sidoarjo Tewas Terlindas Truk
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Baznas RI Panen Raya di Polewali Mandar, Hasil Meningkat Tajam Capai Rp42 Juta per Hektare
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Fakta Longsor di Cisarua: Tim SAR Masih Mengalami Hambatan Pencarian Korban
• 27 menit lalunarasi.tv
thumb
Niat yang Benar Saat Memperingati Isra Mi raj | KALAM HATI
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.