PULUHAN anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga menjadi korban dalam bencana tanah longsor yang mengguncang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat, Sabtu (24/1). Bencana ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sebelumnya dan menyebabkan perbukitan di Kampung Pasir Kuning longsor, menimbun pemukiman warga serta evakuasi berjalan dalam kondisi medan yang sangat sulit.
Kronologi dan Dampak BencanaLongsor menerjang sekitar pukul 02.30 WIB, menghantam permukiman dan area pertanian di lereng wilayah berbukit. Akibatnya, puluhan rumah tertimbun, dan tim SAR gabungan masih bekerja keras mencari korban yang hilang di tengah cuaca buruk dan medan labil. Hingga laporan terbaru, korban tewas yang berhasil ditemukan mencapai sekitar 8-10 orang, sementara lebih dari 80 lainnya masih belum ditemukan dalam pencarian yang terus berlangsung.
Dugaan Korban TNIKepala Penerangan Kodam III/Siliwangi, Kolonel Inf Mahmuddin, menyatakan bahwa pihaknya masih menelusuri laporan berkaitan adanya anggota TNI yang menjadi korban dalam musibah tersebut. Pihaknya akan melakukan verifikasi di lapangan bersama satuan terkait serta tim SAR.
Baca juga : 6 dari 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Bandung Barat Berhasil Teridentifikasi
“Saya belum bisa mendapatkan informasi terkait apakah ada anggota kami di antara 23 personel tersebut. Nanti akan saya konfirmasi kembali,” kata Mahmuddin.
Hambatan Pencarian dan Kondisi LapanganUpaya pencarian korban tersendat karena cuaca ekstrem, hujan terus-menerus, dan medan yang tidak stabil, sehingga operasional alat berat belum bisa dioptimalkan. Tim SAR masih mengandalkan pencarian manual, anjing pelacak, dan koordinasi intensif demi mempercepat evakuasi korban dari material longsor.([Antara News][4])
Respons Pemerintah dan BantuanPemerintah daerah telah mengerahkan tim gabungan dan bantuan darurat, termasuk relokasi sementara warga yang masih tinggal di zona berisiko, serta dukungan logistik untuk keluarga korban. Pemprov Jawa Barat siap memberikan dukungan finansial kepada keluarga terdampak sekaligus mengevakuasi para penyintas ke tempat aman.
KesimpulanTragedi longsor di Kabupaten Bandung Barat merupakan salah satu bencana alam berat yang menelan korban jiwa dan ribuan warga terdampak. Dugaan puluhan anggota TNI menjadi korban masih dalam proses verifikasi resmi, namun pihak militer menegaskan bahwa pencarian dan konfirmasi tengah berjalan. Hingga kini, proses SAR terus berlangsung dengan dukungan penuh dari berbagai instansi demi menemukan dan menyelamatkan seluruh warga yang masih hilang. (E-4)




