Dirut BRI Angkat Peran Kunci UMKM ke Panggung Keuangan Global di WEF Davos 2026

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menegaskan pentingnya menjadikan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian utama dalam agenda keuangan berkelanjutan global. Pandangan tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi dalam forum Indonesia Pavilion melalui panel Capital for Sustainability: Unlocking Sustainable Finance and Growth in Emerging Markets World Economic Forum (WEF) Davos 2026, Selasa (20/1/2026).

Panel tersebut juga diikuti oleh President and Chief Executive Officer of TCW Katie Koch, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini dan Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis sebagai moderator.

Baca Juga :
Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM
BRI Insurance Genjot Penguatan Sektor Syariah Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen

Dalam panel diskusi tersebut, Hery menjelaskan bahwa di negara berkembang, sektor UMKM sendiri mencakup lebih dari 90% dari total jumlah usaha dan menjadi penggerak utama ekonomi, mulai dari penciptaan lapangan kerja hingga penguatan rantai pasok lokal dan ketahanan ekonomi masyarakat. Meski demikian, peran UMKM masih kerap luput dari perhatian global mengenai keberlanjutan.

“Sejak awal berdiri hingga di usianya yang kini menginjak 130 tahun, BRI memang didesain untuk melayani segmen mikro dan UMKM. Komitmen tersebut tetap menjadi fondasi utama BRI. Karena itu, kami sangat senang dapat berada di WEF Davos 2026 untuk membahas isu keuangan berkelanjutan yang sejalan dengan apa yang telah kami jalankan selama ini,” ujar Hery.

Ia menambahkan bahwa dalam konteks negara berkembang, keberlanjutan bukan lagi soal ambisi, melainkan soal eksekusi, yakni bagaimana memastikan pembiayaan berkelanjutan dapat disalurkan secara aman, efisien, dan dalam skala besar ke sektor-sektor yang paling membutuhkan.

Dalam konteks tersebut, sebagai bank UMKM terbesar di negara berkembang, BRI memadukan prinsip inklusi, pembiayaan, dan prinsip keberlanjutan dalam kegiatan usahanya. Bagi BRI, keuangan berkelanjutan bukanlah program tambahan, melainkan menjadi proses bisnis yang diterapkan secara konsisten dalam pembiayaan jutaan pelaku usaha setiap hari.

“Tidak akan ada transisi hijau yang berhasil dan tidak akan ada pertumbuhan yang inklusif tanpa UMKM yang ikut bergerak maju bersama. Keberlanjutan yang sesungguhnya terjadi ketika pembiayaan menjangkau desa-desa, petani, serta pelaku usaha mikro di Indonesia,” ucapnya.

Baca Juga :
Game Gang Dagang, seperti Main Roblox tapi untuk UMKM
BRILink Agen Ini Raih Predikat Jawara Nasional, Hadirkan Perbankan di Pegunungan Alor NTT
Kriteria UKM yang Bisa Ajukan Izin Kelola Tambang

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Total 11 Jenazah Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 79 Orang Masih Hilang
• 4 jam laludetik.com
thumb
Satu Keluarga Korban Longsor Cisarua Ditemukan Saling Berangkulan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
HW Satrio Siap Gelar First Fight Vol. 2, Laga Tinju Terpanas 2026
• 17 jam laludisway.id
thumb
Neo Letto: Biasanya Kalau Pemerintah Dikritik, Marah atau Kirim Buzzer, Padahal...
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Bukti Janji Politik Wali Kota Munafri Ditepati, Iuran Sampah Gratis Dirasakan Puluhan Ribu Warga Kurang Mampu di Makassar
• 12 menit laluterkini.id
Berhasil disimpan.