Jakarta, IDN Times - Pengurus Besar Kesatuan Guru Indonesia menilai, tenaga guru belum mendapatkan prioritas yang pantas dalam kebijakan negara meskipun memiliki peran penting dalam pendidikan generasi masa depan.
Hal ini seiring kebijakan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) yang akan mengangkat ribuan petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"PGRI menyerukan agar pemerintah melihat nasib guru honorer secara serius dan memberikan solusi yang adil serta terpadu demi masa depan pendidikan yang lebih baik," ucap Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rosyidi, dalam akun media sosial Instagram @pbpgri_official, Minggu (25/1/2025).




