Pantau - Daerah Otonom Xizang di China barat daya mencatat lebih dari 70,73 juta kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025, meningkat 10,71 persen dibanding tahun sebelumnya.
Wisatawan Mancanegara dan Digitalisasi Warisan Budaya Dorong PertumbuhanJumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Xizang juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 36,5 persen, mencapai total 437.400 orang sepanjang tahun.
Data tersebut diumumkan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Regional Xizang pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Tahun 2025 juga menandai peningkatan besar dalam produk-produk pariwisata daerah, termasuk industri budaya yang mencatat nilai output sebesar 15,01 miliar yuan atau sekitar 2,15 miliar dolar AS, tumbuh 35,29 persen secara tahunan.
Sementara itu, total pendapatan dari sektor pariwisata mencapai 81,68 miliar yuan, meningkat 9,51 persen dari tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini didukung oleh upaya pelestarian dan pemanfaatan sumber daya kultural secara berkelanjutan di wilayah tersebut.
Dalam sensus nasional peninggalan budaya keempat, Xizang berhasil mengidentifikasi 3.346 situs warisan budaya baru, menjadikannya wilayah dengan jumlah temuan warisan budaya baru terbanyak secara nasional.
Sejak dimulainya survei sumber daya pariwisata regional pada 2023, lebih dari 31.000 sumber daya pariwisata baru telah tercatat di seluruh Xizang.
Aktivitas rakyat tradisional seperti tarian Guozhuang dan kompetisi perahu kulit banteng turut menjadi daya tarik wisatawan dan semakin populer di kalangan pengunjung.
Untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya seperti arsitektur kuno, peninggalan budaya, dan warisan budaya takbenda, otoritas setempat mengandalkan berbagai platform digital.
Beberapa platform digital ini fokus pada promosi situs ikonik seperti Istana Potala, yang merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO.
Hingga kini, platform digital pariwisata tersebut telah mencatat lebih dari 2,5 juta kunjungan secara kumulatif.


