Tumbuh Kembang Anak Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Peringatan Hari Gizi Nasional menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan bahwa tumbuh kembang anak tidak bisa dilepaskan dari kualitas asupan nutrisi sehari-hari. Pola makan yang seimbang, termasuk pemenuhan vitamin, mineral, serta asam lemak esensial, berperan besar dalam mendukung kesehatan fisik, daya konsentrasi, dan kesiapan anak dalam menjalani aktivitas belajar. Karena itu, edukasi gizi sejak usia dini perlu dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai pihak.

Upaya tersebut tercermin dalam Program Edukasi Gizi Serentak yang digagas Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI). Program ini menjangkau lebih dari 1.000 sekolah di berbagai daerah dan melibatkan siswa, guru, serta orang tua. Edukasi dilakukan dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami anak-anak, mulai dari pengenalan menu sarapan seimbang hingga pentingnya tidak berangkat sekolah dalam kondisi perut kosong.

Baca Juga :
Edukasi Gizi Serentak di 1.800 Sekolah oleh Persagi Pecahkan Rekor MURI
BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Langgar Aturan Setelah Diperingatkan 3 Kali

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat dukungan dari berbagai mitra, salah satunya BlueBand. Perusahaan ini terlibat sebagai pendukung edukasi gizi yang menyasar sekolah dan keluarga. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada anak, tetapi juga pada orang tua sebagai pihak yang berperan penting dalam menentukan asupan makanan di rumah.

Ade Savitri, Head of Marketing PT Flora Food Indonesia, menjelaskan bahwa keterlibatan tersebut berangkat dari komitmen jangka panjang. 

“Jadi kami BlueBand itu udah umurnya 100 tahun, semenjak tahun 2023 kita sudah berkomitmen untuk mendukung keluarga Indonesia dan anak-anak Indonesia agar tumbuh kembangnya baik,” ujarnya di Jakarta pada Minggu, 25 Januari 2026.

Ia menambahkan bahwa salah satu fokus yang dilakukan adalah mendukung pemenuhan nutrisi yang dibutuhkan anak melalui edukasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Dukungan terhadap edukasi gizi juga dilakukan dengan metode yang dekat dengan dunia anak. 

“Edukasi ke sekolahnya dalam bentuk kita bikinnya semacam edukasi tetapi yang sangat simpel kepada anak-anak kita bikin komik,” ujarnya lagi. 

Materi tersebut mengajarkan pentingnya sarapan bergizi yang mengandung protein, karbohidrat, dan vitamin, dengan bahasa serta visual yang mudah dicerna.

Selain menyasar sekolah, edukasi juga diarahkan kepada orang tua melalui kanal digital. Menurut Ade, pendekatan ini penting karena orang tua semakin aktif mencari informasi melalui media digital. 

Baca Juga :
Anggota DPR Nilai Program MBG jadi Investasi Kesehatan dan Gizi untuk Masa Depan Bangsa
Atasi Stunting Tak Cuma Soal Gizi, Tapi Terapkan Juga 4 Hal Ini
Kualitas Kesehatan di Wilayah Pedesaan Mulai Ditingkatkan: Sanitasi Dibenahi, Gizi Ibu-Anak Jadi Prioritas

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aksi Rusa Terobos Jendela Bank hingga Picu Alarm Pencurian | BERITA UTAMA
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
GP Ansor Situbondo Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir Bandang di Banyuglugur
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Sabu dan Ekstasi, 3 Orang Ditangkap
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Dua Ribu WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Dewan : Penanganan Harus Perhatikan HAM
• 3 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.