Hasto Kristiyanto: Satyam Eva Jayate Adalah Benteng Moral PDIP Tegakkan Kebenaran

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, berorasi dalam HUT ke-53 partai di Sukabumi (25/1/2026).
  • Hasto menekankan identitas partai adalah mengorganisir rakyat untuk keadilan, sesuai ideologi Bung Karno.
  • Wali Kota Sukabumi menghapus retribusi kesehatan dan mendukung klinik baru tanpa diskriminasi.

Suara.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memberikan orasi politik yang membakar semangat ratusan kader dalam acara rangkaian HUT PDI Perjuangan ke-53 sekaligus peresmian Klinik Waluya Sejati Abadi di Sukabumi, Minggu (25/1/2026).

Dalam pidatonya, Hasto menegaskan bahwa identitas partai banteng moncong putih bukan sekadar alat pemenangan pemilu, melainkan alat mengirganisir rakyat guna memperjuangkan kemanusiaan, keadilan, dan keberpihakan pada rakyat tertindas yang berakar pada ideologi Bung Karno.

Di hadapan ratusan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota dan Kabupaten Sukabumi, Hasto menyampaikan pesan khusus dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Ia menjelaskan bahwa tema peringatan HUT kali ini, "Satyam Eva Jayate", yang berarti 'Kebenaran Pasti Menang', merupakan komitmen moral bagi setiap kader.

"Ibu Mega menyampaikan pesan bahwa seluruh rangkaian peringatan HUT ke-53 ini menggambarkan suatu perisai moral, benteng moral bagi PDI Perjuangan untuk terus berjuang menegakkan kebenaran. Kebenaran yang kita perjuangkan adalah kebenaran ideologis, kebenaran berdasarkan jalan konstitusi, kebenaran pada jalan hukum yang berkeadilan, dan kebenaran berdasarkan mandat aspirasi dari rakyat Indonesia," ujar Hasto dengan tegas.

Hasto mengingatkan para kader bahwa sejarah partai menunjukkan ketangguhan dalam menghadapi berbagai badai politik karena keberanian berdiri bersama rakyat.

Ia menyentuh sisi kemanusiaan partai yang menurutnya harus berada di atas kepentingan elektoral.

Hasto mencontohkan bagaimana partai tetap mengirimkan bantuan ambulans, dokter, dan perawat secara masif ke daerah bencana seperti Aceh dan Sumatra Barat, meskipun secara politik elektoral PDI Perjuangan bukan pemenang di sana.

"Suara kemanusiaan kita berbicara jauh di atas kalkulasi hitung-hitungan urusan elektoral politik. Ketika untuk gerak kemanusiaan saja ada yang menghambat-hambat, maka sekali lagi mereka tidak memahami makna hakiki dari kemanusiaan tersebut. Selama rakyat menderita, kita wajib hadir di tengah mereka," tambahnya.

Baca Juga: Klinik Waluya Sejati Abadi Sukabumi Resmi Beroperasi Kembali di HUT PDIP ke-53

Terkait peresmian klinik, Hasto memuji inisiatif dr. Ribka Tjiptaning dan menyebut klinik tersebut sebagai perwujudan politik kesehatan yang progresif.

Menurutnya, kesehatan rakyat adalah syarat mutlak bagi Indonesia untuk maju. Ia menekankan bahwa di Klinik Waluya Sejati Abadi, rakyat harus dilayani tanpa melihat status sosial.

"Hadirnya klinik ini akan menjadi bagian dari tangan kiri partai kita untuk bersikap progresif di dalam menyelamatkan rakyat. Sedangkan tangan kanan partai adalah manajemen pelayanan tanpa diskriminasi. Di klinik ini, rakyat tidak ditanya berapa kekayaanmu, tetapi rakyat ditanya apa penyakitmu dan kita memberikan pelayanan tanpa diskriminasi," tegasnya lagi.

Visi politik kesehatan progresif disambut nyata oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki. Dalam sambutannya, Ayep Zaki menegaskan bahwa mulai 1 Januari 2026, Pemerintah Kota Sukabumi resmi menghapuskan segala bentuk retribusi kesehatan bagi masyarakat.

"Apa yang tadi disampaikan oleh Mbak Ning (dr. Ribka Tjiptaning), untuk Januari 2026 ini tidak ada lagi namanya retribusi untuk klinik maupun Puskesmas. Tidak boleh ada lagi. Jadi tidak ada retribusi untuk kesehatan, dan memang itu sudah saya berlakukan sejak tanggal 1 Januari 2026. Insya Allah, Mbak, tidak ada lagi," ujar Ayep Zaki.

Lebih lanjut, Ayep Zaki menyatakan komitmen pribadinya untuk mendukung operasional Klinik Waluya Sejati Abadi dengan menyumbangkan Rp30 juta per tahun dari dana pribadi.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prakiraan Cuaca BMKG Minggu 25 Januari 2026: Siklon Tropis Luana Picu Hujan Sejumlah Wilayah
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
Sekretaris Jenderal Hizbullah Puji Keteguhan Tokoh Perlawanan Menghadapi Penjajahan AS dan Israel
• 1 jam lalufajar.co.id
thumb
Persib Tak Mau Terpeleset, Bojan Hodak Ingatkan Bahaya PSBS Biak
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
SIG Pasok 115.609 Ton Semen untuk Kilang Minyak Terbesar Indonesia
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sekjen DPR Indra Iskandar Ajukan Praperadilan Lawan KPK soal Status Tersangka
• 13 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.