PDIP Hidupkan Kembali Klinik Waluya Sejati Abadi, Warga Sukabumi Bisa Berobat Murah hingga Gratis

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Sukabumi, VIVA – Bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT PDI Perjuangan (PDIP) ke-53, Minggu 25 Januari 2026, Klinik Waluya Sejati Abadi di Jalan Tipar Gede resmi dibuka kembali untuk melayani masyarakat kecil. Hal ini menjadi penantian panjang selamat 15 tahun warga di Sukabumi.

Ratusan kader yang merupakan perwakilan dari DPC PDI Perjuangan Kota Sukabumi dan DPC PDIP Kabupaten Sukabumi tampak memadati lokasi sejak pagi. Suasana meriah namun khidmat begitu terasa saat prosesi dimulai dengan penyambutan budaya Sunda dengan penampilan tarian Jaipongan yang dinamis.

Baca Juga :
PDIP Gelar Perayaan Natal Bareng Warga Terdampak Bencana di Tapteng: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
Momen Megawati Dicium Tiga Anaknya saat Rayakan Ultah ke-79, Trah Soekarno Reuni

Kebersamaan para kader semakin memuncak saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, diikuti dengan Mars dan Hymne partai yang dinyanyikan serempak oleh ratusan peserta yang hadir.

Peristiwa hari ini bukan sekadar peresmian biasa, melainkan sebuah reaktivasi dari sejarah panjang pengabdian kesehatan di Sukabumi. Gedung ini dahulu dikenal sebagai Rumah Sakit Pelita Rakyat (RSPR) yang diresmikan oleh Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, pada tahun 2011.

Namun, pada tahun 2015, fasilitas kesehatan yang menjadi tumpuan harapan rakyat kurang mampu ini dipaksa berhenti beroperasi karena kendala perizinan yang alot dengan pemerintah daerah saat itu.

Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan sekaligus inisiator klinik, Ribka Tjiptaning Proletariyati mengenang masa-masa sulit tersebut dengan emosional. Ia menceritakan bagaimana dirinya sempat menangis di hadapan Megawati karena niat tulus melayani rakyat tanpa pungutan biaya justru dihambat oleh birokrasi.

"Saya menangis kepada Mbak Mega, saya bilang, 'Mbak kok lucu ya, mau berbuat baik sama rakyat saja kok susah. Kan tidak diminta uang.' Terus Ibu Ketua Umum cuma sederhana menjawab: 'Neng, kamu lihat cucumu belajar berjalan. Pasti langkah pertama itu dia akan terjatuh dan terluka. Tapi kalau cucumu tidak ada keberanian melangkah pertama, tidak akan ada seribu langkah berikutnya. Karena langkah pertama itu menentukan arah dan tujuan,'" ujar Ribka menirukan pesan Megawati.

Setelah melewati apa yang disebutnya sebagai "kesabaran revolusioner", Ribka kini bisa tersenyum melihat klinik tersebut kembali melayani rakyat dengan biaya yang sangat terjangkau, yakni Rp25.000 untuk berobat jalan dan Rp50.000 untuk persalinan hingga pulang.

Baca Juga :
Camilan Berbasis Rumput Laut Jadi Tren Baru Gaya Hidup Sehat
Potret HUT ke-79 Megawati: Reuni Trah Soekarno, Sajian Nusantara dan Doa untuk Pertiwi
Hadirkan Teknologi Medis Mutahir, Eka Hospital Group Perluas Jaringan Layanan Kesehatan Premium di MT Haryono

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dua Ribu WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Dewan : Penanganan Harus Perhatikan HAM
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Minta PPHN Segera Dibahas dengan Presiden, Bamsoet Ungkap Alasan Pokok-Pokok Haluan Negara Perlu Segera Diberlakukan
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
3.000 Unit Jaecoo J5 Diserahkan, Antrean Konsumen Masih Panjang
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Tiba di Indonesia dari 3 Negara, Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp 90 Triliun
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Ketika IHSG dan Saham Unggulan Tak Selalu Sejalan
• 11 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.