Banjir di Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng) turut merendam ratusan hektare lahan pertanian warga. Setidaknya ada 150 hektare sawah milik petani terancam gagal panen.
Sawah seluas 150 hektare ini terlihat seperti lautan air karena banjir di Kabupaten Pati yang tak kunjung surut sudah lebih dari dua pekan
ini.
Padi yang ditanam di sawah itu terendam banjir. Warga hanya bisa pasrah menunggu banjir surut karena berharap ada secercah harapan yang membuat padi yang ditanam mereka bisa dipanen.
Total sudah 15 hari banjir merendam area persawahan di Kabupaten Pati. Ada 274 petani terdampak atas banjir tersebut.
Baca Juga :
Pati Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hingga 6 Februari
Para petani juga sudah mengalami kerugian atas biaya produksi yang diyakini tidak bisa dikembalikan. Pemerintah diharapkan memberikan bantuan.
"Yang terdampak luasan di Karang Rowo itu 150 hektare dan ada 274 petani. Kerugian biaya produksi untuk luasan seluas itu dengan rincian 85 hektare itu berupa tanaman padi muda umur 30 sampai 45 hari dan bibit yang siap
tanam untuk 65 hektare ini kemudian ditaksir Rp1.5 miliar," Sekretaris Desa Karangrowo Suparwi dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu, 25 Januari 2026.


