BNPB: Korban Meninggal Dunia Bencana di Sumatra Jadi 1.201 Jiwa

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru korban akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra dan Aceh. Data ini diinput pada Sabtu (24/1/2026).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyampaikan korban meninggal dunia menjadi 1.201 jiwa.

"Dalam perkembangan terkini, terdapat penambahan satu korban meninggal dunia, sehingga total korban meninggal dunia tercatat sebanyak 1.201 jiwa, sementara itu korban hilang sebanyak 142 jiwa, sedangkan untuk jumlah pengungsi sebanyak 113.672 jiwa," kata Abdul dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).

Sementara itu, Abdul menjelaskan petugas gabungan akan mempercepat penyelesaian pembangunan hunian sementara (Huntara) sebelum memasuki bulan puasa.

Menurutnya, Dari total 29.621 unit huntara yang diajukan, sebanyak 7.414 unit masih dalam proses pembangunan hingga saat ini. Sementara 1.056 unit telah selesai dibangun dan siap dihuni.

"Selain itu, pengajuan pembangunan hunian tetap tercatat sebanyak 13.082 unit, dengan 648 unit di antaranya saat ini berada dalam tahap konstruksi," jelasnya.

Baca Juga

  • Jakarta Banjir, Pagi Ini (25/1) Sebanyak 19 RT Masih Terendam
  • Penanganan Banjir Situbondo, Gubernur Khofifah Dorong Pengerukan Sedimen
  • Bertambah, 140 RT dan 16 Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir Sore Ini

Penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) turut mengalami perkembangan, di mana pada akhir Januari 2026, pengajuan DTH telah mencapai 14.822 kepala keluarga. Dari jumlah tersebut, 9.678 rekening penerima telah dibuat, dan bantuan telah disalurkan kepada 3.536 kepala keluarga.

Abdul menyampaikan untuk menekan intesitas hujan, petugas melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Hingga 22 Januari 2026, OMC di wilayah Aceh telah dilaksanakan sebanyak 532 sorti dengan total bahan semai natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) sebesar 508.000 kilogram. 

Di wilayah Sumatra Utara, OMC telah dilakukan sebanyak 406 sorti dengan total bahan semai 357.000 kilogram. Sementara itu, di Sumatra Barat tercatat 409 sorti dengan total bahan semai mencapai 406.325 kilogram.

Abdul menuturkan hingga saat ini petugas masih melakukan proses evakuasi dan pencarian, serta penyaluran logistik ke sejumlah wilayah untuk mempercepat proses pemulihan di tiga provinsi tersebut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Surabaya Gunakan Game sebagai Jembatan Belajar Guru dan Siswa
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BGN Tidak Memaksa Sekolah yang Menolak MBG
• 5 jam laludisway.id
thumb
Sinar Mas Agro (SMAR) Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp1,2 Triliun, Cek Jadwalnya!
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Semua Korban Pesawat ATR Jatuh di Bulusaraung Ditemukan
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Klasemen Proliga 2026, Putri: Jaga Rekor 100 Persen Kemenangan, Gresik Phonska Plus Indonesia Tak Tersentuh di Puncak
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.