JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Banjir (BNPB) Abdul Muhari menyatakan masih terdapat lebih dari 1.600 jiwa yang mengungsi akibat banjir di Jakarta per Minggu (25/1/2026).
Muhari mengatakan, hingga Minggu, terdapat 20 kelurahan di enam kecamatan yang terdampak banjir. Banjir diketahui terjadi sejak Kamis (22/1/2026) setelah hujan berintensitas tinggi.
"Sedikitnya 585 kepala keluarga atau 1.623 jiwa terpaksa mengungsi ke sejumlah lokasi pengungsian," katanya di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, warga yang mengungsi berada di daerah Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.
Pengungsi di Jakarta Timur tersebar di Musala Al Islah dan Saung Lapangan Tenis RW 03 di Kelurahan Cawang, Aula Kelurahan Bidara Cina, Masjid Al Abror RW 11, Gedung SKKT RW 11 di Kelurahan Bidara Cina, serta SDN Kampung Melayu 01 dan 02 dan Masjid Jami Ittihadul Ikhwan di Kelurahan Kampung Melayu.
Baca Juga: Banjir Belum Surut, 19 RT dan Satu Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Minggu Pagi
Sementara tempat pengungsian di Jakarta Barat terletak di empat kelurahan, yakni Rawa Buaya, Kembangan Selatan, Kembangan Utara, dan Duri Kosambi.
Lokasi pengungsian memanfaatkan masjid, musala, balai warga, sekolah dasar, hingga fasilitas perkantoran.
Adapun di Jakarta Utara, pengungsi ditempatkan di Gang Masjid Nurul Jannah RW 02, Kelurahan Kapuk Muara.
"Kebutuhan dasar pengungsi juga dipastikan terpenuhi selama berada di lokasi pengungsian, meliputi makanan siap saji, air bersih, pakaian, layanan sanitasi, dan kebutuhan lainnya," kata Muhari, dikutip Antara.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- banjir jakarta
- pengungsi banjir jakarta
- update banjir jakarta
- bnpb
- jakarta
- jakarta banjir




