Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), Sultan Bachtiar Najamudin melakukan pertemuan dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto di Kompleks Parlemen Senayan. Pertemuan ini salah satunya membahas mengenai program Green Village atau Desa Hijau.
“Kita sudah menyepakati kolaborasi antara Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dengan DPD buat namanya program Green Village. Green Village itu Desa Hijau, begitu bayak potensi desa yang sebenarnya sudah digarap dengan Kementerian Desa,” kata Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin, dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Minggu, 25 Januari 2026.
Baca juga: Cara Kemendes Genjot Potensi Desa lewat Festival Film Desa
Sejalan dengan gagasan ekonomi hijau, maka potensi desa yang digarap oleh Kementerian Desa harus disinergikan. Hal ini dikarenakan DPD juga berfokus pada perkembangan desa.
Di tengah masalah perubahan iklim dan lingkungan yang juga dibarengi dengan bencana alam, program Green Village dapat mengedukasi desa.
Tidak hanya itu, program ini juga dapat memitigasi dan mengapresiasi desa-desa yang mengedepankan lingkungan, sehingga dapat menjaga ekosistem dan ekologi, sehingga dapat berkembang ke bidang ekonomi. Program ini selaras dengan tujuan Presiden Prabowo Subianto yang memastikan pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen.



