Jakarta (ANTARA) - Tim para bulu tangkis Indonesia memanen medali emas di ASEAN Para Games 2025 Thailand pada pertandingan babak final yang berlangsung di SPADT Convention Center, Bangkok, Minggu, dengan mengantongi enam emas dari sembilan nomor yang dipertandingkan.
Medali emas pertama tim Merah Putih disumbangkan oleh Ramdani Hikmat yang menghajar Setiawan Fredy dalam partai bertajuk "All Indonesian Final" di nomor tunggal putra SL4 final lewat kemenangan 2-1.
Lalu Anrimusthi Dheva menggondol medali emas selepas mengatasi perlawanan tunggal Malaysia Cheah Liek Hou di nomor tunggal putra SU5 lewat kemenagan dua gim langsung.
Subhan kemudian membuat publik tuan rumah bungkam setelah mengatasi perlawanan tunggal tuan rumah Meechai Natthapong lewat rubber gim pada final nomor tunggal putra SH6.
Koleksi medali Indonesia bertambah setelah Supriadi mengatasi perlawanan sengit rekan senegaranya Andri Wiwin lewat dua gim langsung di nomor tunggal putra WH2.
Lalu di nomor ganda putra SU5, Hafizh Briliansyah/Dheva Anrimusthi mengantongi emas selepas menghajar ganda Malaysia Liek Hou CHeah/Mohamad Faris dua gim langsung.
Di nomor ganda putra SL3-4, Maman Nurjaman/Hikmat Ramdani mengakui ketangguhan rekan senegaranya Dwiyoko/Fredy Setiawan lewat partai "All Indonesian Final".
Koleksi medali tersebut semakin memperkuat peluang Indonesia menjadi juara umum para bulu tangkis ASEAN Para Games 2025.
Baca juga: Tim voli duduk Indonesia harus puas koleksi perak
Baca juga: Boccia Indonesia tambah satu emas hari terakhir APG 2025
Baca juga: Pelatih tim para panahan tambah jam tanding atlet muda usai APG 2025
Medali emas pertama tim Merah Putih disumbangkan oleh Ramdani Hikmat yang menghajar Setiawan Fredy dalam partai bertajuk "All Indonesian Final" di nomor tunggal putra SL4 final lewat kemenangan 2-1.
Lalu Anrimusthi Dheva menggondol medali emas selepas mengatasi perlawanan tunggal Malaysia Cheah Liek Hou di nomor tunggal putra SU5 lewat kemenagan dua gim langsung.
Subhan kemudian membuat publik tuan rumah bungkam setelah mengatasi perlawanan tunggal tuan rumah Meechai Natthapong lewat rubber gim pada final nomor tunggal putra SH6.
Koleksi medali Indonesia bertambah setelah Supriadi mengatasi perlawanan sengit rekan senegaranya Andri Wiwin lewat dua gim langsung di nomor tunggal putra WH2.
Lalu di nomor ganda putra SU5, Hafizh Briliansyah/Dheva Anrimusthi mengantongi emas selepas menghajar ganda Malaysia Liek Hou CHeah/Mohamad Faris dua gim langsung.
Di nomor ganda putra SL3-4, Maman Nurjaman/Hikmat Ramdani mengakui ketangguhan rekan senegaranya Dwiyoko/Fredy Setiawan lewat partai "All Indonesian Final".
Koleksi medali tersebut semakin memperkuat peluang Indonesia menjadi juara umum para bulu tangkis ASEAN Para Games 2025.
Baca juga: Tim voli duduk Indonesia harus puas koleksi perak
Baca juga: Boccia Indonesia tambah satu emas hari terakhir APG 2025
Baca juga: Pelatih tim para panahan tambah jam tanding atlet muda usai APG 2025





