Belum lama ini, beredar video di media sosial berisi pengakuan seorang nasabah BCA yang kehilangan uang perusahaan senilai Rp483.483.000.
Melalui keterangan resminya, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan telah melakukan investigasi dan berkomunikasi langsung dengan nasabah, sebagai komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan dan pelayanan terbaik kepada nasabah.
Berdasarkan kronologis yang disampaikan nasabah dan hasil penelusuran internal, dapat disimpulkan bahwa kejadian tersebut merupakan tindak penipuan dengan modus phising melalui situs web palsu yang menyerupai layanan perbankan resmi.
EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan pihaknya telah melakukan penelusuran internal, dan memastikan bahwa sistem BCA aman.
"BCA senantiasa melakukan pengamanan data dengan menerapkan strategi dan standar keamanan berlapis serta mitigasi risiko yang diperlukan untuk menjaga keamanan data dan transaksi digital nasabah," terangnya.
Lebih lanjut, BCA juga mengimbau nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan seperti website palsu yang bukan website resmi BCA.
“Jangan pernah bagikan data perbankan yang bersifat rahasia antara lain Apply Token Key BCA, PIN, OTP, dan password,” imbau Hera.
Pastikan juga untuk mendapatkan informasi hanya dari channel resmi BCA yaitu:
✅Aplikasi haloBCA
✅No Resmi Halo BCA 1500888 (tanpa 021, +0621, atau tambahan lainnya)
✅WhatsApp: Bank BCA 08111500998 (ada centang biru)
✅Instagram: @goodlifebca (sudah centang biru)
✅Website: www.bca.co.id





