Bestari Barus Ungkap Faktor Ini Bikin Kader NasDem Lompat ke PSI

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua DPP PSI, Bestari Barus, menilai sejumlah kader NasDem yang berlabuh ke partainya lantaran sosok Ahmad Ali (Mad Ali). Ia menyebut faktor itu tak bisa dipungkiri lantaran Ahmad Ali merupakan tokoh senior yang memiliki pengalaman di politik.

"Kalau memang terlihat, saya tidak menafikan bahwa NasDem cukup banyak ya, mayoritas lah. Ya salah satu penariknya mungkin ya dengan bergabungnya Pak Ahmad Ali kali ya ke PSI, gitu. Kemudian menginspirasi banyak pihak," kata Bestari dihubungi, Minggu (25/1/2026).

Ia menilai selain faktor Ahmad Ali yang kini merupakan Ketua Harian PSI, alasan lain lantaran sosok Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di sana. Ia menyebut Ahmad Ali merupakan tokoh senior yang dinilai bisa memberikan kenyamanan di partai.

"Saya tidak mengatakan hanya NasDem, tapi banyak pihak. Kalaupun yang kemudian yang terbanyak adalah NasDem, ya itu apalah biasa itu. Saya kira dua-duanya. Kalau, kalau dari NasDem, tentu yang menjadi penarik itu tentu Pak Ahmad Ali karena beliau cukup lama ya di NasDem. Dan mungkin kalau bergabung melihat adanya kenyamanan ke depan gitu bersama dengan Pak Ahmad Ali," ujar Bestari.

Bestari menyebut tak sedikit pula seseorang yang belum menentukan pilihan partai akhirnya bergabung ke PSI. Ia berharap akan lebih banyak tokoh bergabung di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep.

"Tapi kalau karena Pak Jokowi-nya juga banyak juga. Dari dulu tidak berpartai kemudian ikut berpartai pilihannya PSI, banyak. Dan mudah-mudahan kami berharap ya kalau dikaitkan juga dengan Rusdi Masse, Rusdi Masse itu ya satu dari sekian banyak yang akan bergabung," sambungnya.

Baca juga: Ini yang Bikin Rusdi Masse Pindah Haluan ke PSI dari Kacamata Bos PPI

Kendati demikian, Bestari menyadari jika bergabungnya seseorang ke PSI pasti ada alasan tersendiri. Ia menyinggung berpindah dari NasDem ke PSI lantaran diberikan legitimasi jelas dalam struktur partai.

"Kan saya sudah pernah sebutkan ya bahwa bergabung, tidak bergabung, berpindah dari satu partai politik itu murni adalah hak privat. Dari siapapun gitu ya, yang tidak bisa diintervensi. Ya kan seiring perjalanan daripada kami yang telah katakanlah mendahului bergabung dengan PSI, bahkan masing-masing kami pun berbeda motivasinya gitu," kata Bestari.

"Kalau saya kan jelas bahwa selama dua kurun, dua apa kongres, saya tidak pernah ada di dalam kepengurusan sehingga saya mencari legitimasi atas hasrat politik saya yang masih tinggi, kan begitu," tambahnya.

Baca juga: Sahroni Ungkap Rusdi Masse Juga Mundur dari Anggota DPR

Ia berharap dengan bergabungnya Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Rusdi Masse, ke PSI kekuatan partai akan semakin besar. Bestari menyebut yang memiliki ketertarikan ke PSI bukan hanya NasDem melainkan kader di partai politik yang lain.

"Harapan lah, harapan kami. Kalau sekelas Rusdi Masse saja nanti pindah, nanti pindah ya, nanti pindah. Mudah-mudahan yang lainnya juga akan sangat lebih banyak lagi pada waktunya. Nggak kurang kader-kader struktur aktif bahkan yang masih aktif di DPR pun atau di DPRD itu mulai ada komunikasi-komunikasi. Ya nggak saya katakan cuma dari satu partai, dari banyak partai," imbuhnya.

Simak juga Video: Kaesang Lantik Eks Kader NasDem Ahmad Ali-Bestari Barus Jadi Pengurus PSI




(dwr/gbr)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
JK: 75 Persen Masjid di Indonesia Perlu Perbaikan Sistem Pengeras Suara
• 6 jam laluidntimes.com
thumb
JRW-Annur Kembali Berangkatkan 433 Jemaah Umrah
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Ono Surono Perintahkan Kader PDIP Jabar Bantu Korban Longsor Bandung Barat
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Kemendikdasmen Percepat Pemulihan PAUD Pascabanjir di Aceh
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Ahmad Ali Luruskan soal Pernyataannya pada Podcast
• 16 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.