Modus Penipuan Baru Pakai QR Code, Duit di Rekening Bisa Ludes

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Metode pembayaran menggunakan quick response atau QR code kian populer, terutama di kalangan generasi muda. Kepraktisan dan kecepatan transaksi membuat metode ini semakin banyak digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Namun, di balik kemudahannya, penggunaan QR code juga menyimpan potensi risiko keamanan.

Belum lama ini perusahaan energi besar AS telah menjadi target penipuan kode QR. Analis keamanan memperingatkan bahwa quishing sedang mengalami peningkatan.

Quishing adalah penggabungan kode QR dan phishing, di mana pelaku kejahatan "memancing" untuk mendapatkan informasi pribadi dan detail pribadi.


Baca: Krisis Baru Bikin Nasib Pedagang HP Tak Menentu di 2026

Cara Kerja Peretasan Kode QR

Saat ini kita sudah familiar dengan kode QR, kotak kotak hitam-putih yang berfungsi sebagai semacam hieroglif yang dapat diterjemahkan oleh kamera HP atau perangkat lain.

Seringkali, kode QR diterjemahkan ke dalam URL situs web, namun kode tersebut juga dapat menunjuk ke pesan teks biasa, daftar aplikasi, alamat peta, dan sebagainya.

Di sinilah akal-akalan para penjahat siber, kode QR diarahkan menunjuk situs web palsu, dan orang sulit untuk mendeteksi situs apa yang akan dikunjungi sebelum membuka web tersebut.

Ditambah lagi, kode QR bisa dibuat oleh siapa saja dan tidak membutuhkan keahlian khusus. Karena itu sangat mudah bagi para hacker membuat kode QR yang mengarah ke situs web untuk tujuan jahat.

Mengutip Wired, sama seperti phishing, quishing juga akan mengelabuhi seseorang agar mengunduh sesuatu yang membahayakan keamanan akun atau perangkat.

Para pelaku membuat pengguna memasukkan beberapa kredensial login yang kemudian akan diteruskan langsung ke peretas. Cara ini kemungkinan besar menggunakan situs spoof yang dibuat agar terlihat asli dan dapat dipercaya.

Untuk menghindari modus peretasan ini, jangan percaya kode QR yang dipasang di tempat umum atau diberi oleh orang jika tidak jelas dari mana asalnya.

Penipuan biasanya mencoba menyiratkan rasa urgensi dan kekhawatiran, seperti menyertakan pernyataan "Pindai kode QR ini untuk memverifikasi identitas Anda atau mencegah penghapusan akun Anda".

Jangan lupa aktifkan autentikasi dua faktor untuk setiap akun, dan keluar dari perangkat yang sudah tidak Anda gunakan lagi.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Langkah Serius Komdigi Dorong Inovasi & Mitigasi Risiko Era AI

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pencarian Korban Longsor Cisarua Terkendala Cuaca
• 11 jam lalutvrinews.com
thumb
Rajawali Medan kembali telan pil pahit di kandang sendiri
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Populer: Harga Emas Melesat, Harga Timah Dunia Naik Gila-gilaan
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
5 K-Drama Netflix Wajib Tonton 2026, Ada Series Terbaru Jisoo BLACKPINK
• 18 jam lalumerahputih.com
thumb
Malaysia Bakal Agresif Naikkan Gaji Ekspatriat
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.