MerahPutih.com - Menteri ESDM Bahlil Lahadalia kembali memicu sorotan tajam di media sosial.
Kali ini, Bahlil dikabarkan meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menaikkan harga token listrik.
Disebutkan, alasan Bahlil meminta harga token listrik dinaikkan agara PLN tak rugi dan rakyat jadi belajar untuk berhemat.
Informasi ini diunggah akun Facebook “Anik Rahmatin”.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
NARASI:
"Bahlil ajak PLN menaikkan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat terus".
Unggahan itu sudah ditonton lebih dari 154.000 kali, dibagikan ulang 134 kali, menuai sekitar 2.700-an komentar, dan disukai lebih dari 1.400 akun.
FAKTA:
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik agar PLN tidak rugi” ke mesin pencarian Google.
Hasilnya, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Bahlil Lahadalia maupun dari Kementerian ESDM yang meminta atau memerintahkan PLN menaikkan harga token listrik.
PLN (Persero) justru mendukung penuh keputusan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang menetapkan tarif listrik pada Triwulan I (Januari–Maret) 2026 tidak mengalami kenaikan.
KESIMPULAN:
Tidak ditemukan pernyataan resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi narasi “Bahlil ajak PLN menaikkan harga token listrik” itu merupakan konten palsu. (*)



