JAKARTA, KOMAPS.TV - Banjir yang melanda Jakarta sudah mulai surut pada Minggu (25/1/2026). Namun, beberapa RT masih tergenang air.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga Minggu, banjir masih terjadi di 9 RT yang tersebar di Jakarta Timur dan Jakarta Utara.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan menjelaskan, titik genangan terbanyak berada di Jakarta Timur.
Dia mengatakan, di Jakarta Timur, terdapat 8 RT yang masih terdampak banjir. Rinciannya, empat RT di Kelurahan Bidara Cina terendam air setinggi 30–40 sentimeter, sementara empat RT di Kelurahan Kampung Melayu mengalami genangan lebih tinggi, mencapai 65 sentimeter.
Baca Juga: Banjir Jakarta, BNPB: 1.600 Lebih Warga Mengungsi per 25 Januari 2026
Sementara itu, di Jakarta Utara, banjir masih bertahan di satu RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 20 sentimeter.
Ratusan Warga Masih Mengungsi
Selain genangan, BPBD juga mencatat masih ada warga yang harus mengungsi. Di Kelurahan Bidara Cina, tercatat 6 kepala keluarga (KK) atau 16 jiwa berada di lokasi pengungsian. Di Kelurahan Kampung Melayu, jumlah pengungsi mencapai 13 KK atau 65 jiwa.
Sementara itu, di Jakarta Barat, pengungsi tercatat berada di Kelurahan Rawa Buaya sebanyak 15 KK atau 58 jiwa, serta 15 KK atau 40 jiwa di Kelurahan Kembangan Utara.
Adapun di Kelurahan Kapuk Muara, Jakarta Utara, terdapat 42 KK atau 97 jiwa yang masih mengungsi.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Antara
- banjir Jakarta
- BPBD DKI Jakarta
- jakarta banjir
- banjir jakarta timur
- banjir jakarta utara
- jakarta timur





