AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen

merahputih.com
6 jam lalu
Cover Berita

MerahPutih.com - Hubungan Amerika Serikat dan Kanada memburuk tajam sejak Donald Trump menjabat Januari tahun lalu. Kanada melawan tarif AS dan menolak keinginan Trump agar menjadi negara bagian ke-51 AS.

Baru baru ini, Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor 100 persen terhadap barang Kanada jika negara itu menjalin kesepakatan dagang dengan China.

"Jika Kanada membuat kesepakatan dengan China, Kanada akan segera dikenai tarif 100 persen atas semua barang dan produk Kanada yang masuk ke Amerika Serikat," tulisnya di platform Truth Social, Sabtu (24/1).

Seraya menyebut Perdana Menteri Kanada Mark Carney sebagai "gubernur," Trump mengatakan Carney akan "sangat keliru" jika membiarkan Kanada menjadi "pelabuhan transit" bagi produk China yang ditujukan ke pasar AS.

Baca juga:

RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump Taktik Wujudkan Solusi 2 Negara

Trump memperingatkan Kanada tentang dampak buruk dari hubungan ekonomi yang lebih erat dengan China.

"China akan melahap Kanada hidup-hidup, benar-benar memusnahkannya, termasuk menghancurkan dunia usaha, tatanan sosial, dan cara hidup mereka," katanya.

Dalam unggahan terpisah, Trump menyatakan pengambilalihan Kanada oleh China adalah "hal terakhir yang dibutuhkan dunia."

"Itu tak akan terjadi, bahkan tak akan mendekati terjadi," katanya.

Pemerintah Kanada membantah klaim Trump dengan mengatakan bahwa perundingan terbaru dengan China hanya menyelesaikan sengketa tarif tertentu.

"Tak ada upaya mengejar perjanjian perdagangan bebas dengan China. Yang dicapai adalah penyelesaian sejumlah isu tarif penting," kata Menteri Kanada yang bertanggung jawab atas Perdagangan Kanada-AS, Dominic LeBlanc, dalam pernyataannya.

LeBlanc menegaskan, fokus pemerintah Kanada adalah memperkuat hubungan ekonomi dengan AS, seraya mengutip pernyataan Carney sebelumnya bahwa kedua negara"telah membangun kemitraan luar biasa dalam ekonomi dan keamanan."

Kanada kata ia, tetap berkomitmen memastikan hubungan tersebut saling menguntungkan sambil memperkuat perekonomian domestik dan memperluas kemitraan dagang global.

Di tengah eskalasi, Carney mengimbau masyarakat untuk mendukung pengusaha dalam negeri dan menyebut ekonomi Kanada "terancam dari luar."

Dalam pesan video, ia mengatakan pemerintahnya tengah menjalankan sejumlah inisiatif besar, termasuk pembangunan jutaan rumah untuk meningkatkan keterjangkauan dan pengadaan perangkat militer "yang akan melindungi warga Kanada dan kedaulatan kita."

"Kita tak bisa mengendalikan apa yang dilakukan negara lain. Kita bisa menjadi pelanggan terbaik bagi diri kita sendiri," ujarnya.

Kanada mengumumkan telah mencapai kesepakatan dagang secara prinsip dengan China. Tarif kendaraan listrik China akan diturunkan sebagai imbalan pengurangan bea atas ekspor pertanian Kanada.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jadwal Liga Primer Inggris Hari Ini: Arsenal vs Manchester United
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Kementrans Akan Replikasi Sistem Pengawasan Digital Komdigi
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pergerakan Tanah di Lebak Rusak 19 Rumah, Warga Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
• 11 menit lalupantau.com
thumb
PSI Siapkan Gibran Hadapi Prabowo di Pemilu 2029, Kader NU: Apakah Benar Ahmad Ali Ngomong Gini?
• 11 jam lalufajar.co.id
thumb
Tumbuh di Era Teknologi, Cerita 11 Tahun SMP Telkom Makassar
• 13 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.