Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) atau Bank Banten mengumumkan jajaran manajemen baru usai menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (21/1/2026).
Dalam maklumat ringkasan pelaksanaan RUPSLB yang dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 34.349.004.046 saham atau 66,2208% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah, emiten perbankan Provinsi Banten itu menyetujui pengunduran diri Bambang Widyatmoko dari jabatannya sebagai Direktur Bisnis Perseroan, terhitung sejak ditutupnya RUPSLB.
“Merujuk pada surat Perseroan nomor 611/SPH-HI/BB/XII/2025 tanggal 30 Desember 2025, Perseroan menyampaikan hasil penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham yang dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2026,” demikian Ringkasan Risalah RUPSLB yang disampaikan Sekretaris Perusahaan BEKS, Ferdy Ardian, dikutip Minggu (25/1/2026).
Selain itu, agenda RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Pemegang saham kompak menyetujui pengangkatan Deden Apriandhi sebagai Komisaris Perseroan, sekaligus menyetujui pemberhentian dengan hormat Rodi Judo Dahono dari jabatannya selaku Direktur Operasional, efektif sejak ditutupnya RUPSLB.
Selanjutnya, RUPSLB juga menyetujui pengangkatan Slamet Riyadi sebagai Direktur Bisnis BEKS dan Purbaji Basuki sebagai Direktur Operasional Perseroan.
Seturut dengan keputusan RUPSLB tersebut, berikut susunan baru Direksi dan Dewan Komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS), sebagaimana tercantum dalam risalah rapat:
Direksi:
- Muhammad Busthami sebagai Direktur Utama
- Eko Virgianto sebagai Direktur Kepatuhan
- Slamet Riyadi sebagai Direktur Bisnis*
- Purbaji Basuki sebagai Direktur Operasional*
Dewan Komisaris:
- Hoiruddin Hasibuan sebagai Komisaris Utama Independen
- Deden Riki Hayatul Firman sebagai Komisaris Independen
- Rina Dewiyanti sebagai Komisaris
- Deden Apriandhi sebagai Komisaris
*) Berlaku efektif setelah mendapat persetujuan OJK melalui Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
---
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



