Komponen di Kendaraan Ini, Wajib Dicek Usai Libas Banjir

medcom.id
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta - Sepekan lalu berbagai wilayah di Jakarta mengharuskan para penyintas berkendara yang melibas genangan air banjir. Meski tetap bisa lolos melibas genangan yang cukup tinggi, namun beberapa komponen di kendaraan wajib dilakukan pengecekan secara intensif. 
 
Terutama jika air sempat merendam mesin atau kabin, pengecekan menyeluruh wajib dilakukan untuk mencegah kerusakan permanen. Apalagi kendaraan tersebut bakal digunakan beraktifitas kembali pada awal pekan besok.  Berikut adalah komponen-komponen wajib cek pasca banjir:
1. Mesin dan Sistem Pelumasan  Periksa dipstick oli. Jika warna oli berubah menjadi coklat susu (emulsi air), oli wajib dikuras dan diganti karena sudah tercampur air, yang jika didiamkan dapat merusak komponen dalam mesin. Lalu komponen kedua adalah filter udara. Komponen ini paling cepat menyerap air. 
 
Jika basah, segera ganti agar air tidak masuk ke ruang bakar (water hammer) yang menyebabkan mesin mati total. Cek juga kondisi knalpot, jika ada endapan air atau lumpur segera keluarkan untuk mencegah terjadinya korosi. Baca Juga:
Kejutan dari iCar, V23 Bakal Nongol di IIMS 2026 2. Sistem Kelistrikan dan Elektronik Aki adalah komponen pemasok energi yang posisinya sangat vital di kendaraan. Cek terminal aki dari korosi akibat air banjir. Lalu jangan lupa juga cek sekring (Fuse Box) & Kabel. Pastikan tidak ada air yang merendam kotak sekring. Kabel yang terendam berpotensi korsleting.

Berikutnya adalah bagian ECU (Electronic Control Unit). Pada mobil modern, komponen ini sangat krusial. Pastikan kering sebelum mencoba menyalakan mesin. Jangan lupa cek alternator dan motor starter. Komponen ini rentan berkarat setelah terendam.  3. Sistem Penggerak dan Kaki-kaki Oli transmisi dan gardan fungsinya tentau sangat penting. Sama seperti oli mesin, oli gardan/transmisi (terutama mobil matic) wajib diperiksa apakah tercampur air. Lalu cek juga kondisi rem yang terendam banjir seringkali terasa licin atau berbunyi berdecit. Bersihkan kampas rem dan tromol.
 
Bantalan roda (bearing) dan suspensi juga penting untuk dilakukan pengecekan. Lumpur sisa banjir dapat mengendap dan merusak bearing atau karat pada shock breaker. Kemudian steering rack (PS/EPS). Terutama pada mobil, air banjir dapat masuk dan menyebabkan setir terasa berat atau oblak.  Baca Juga:
Simplicity Changan Lumin 4. Interior dan Kabin Angkat karpet dasar untuk memeriksa apakah air masuk ke dalam kabin. Air sering mengendap di bawah karpet dan menyebabkan bau apek serta karat pada lantai mobil. Lalu cek rel jok untuk mendeteksi adanya karat, yang menunjukkan air sempat menggenangi kabin cukup tinggi. 
 
Jika setelah melakukan pengecekan secara total dan tidak ditemukan ada masalah, Sobat Medcom bisa menggunakan mobil untuk beraktifitas kembali. Namun jika ditemukan masalah, segera bawa ke bengkel untuk penangangan lebih lanjut. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
12 Drone Dikerahkan Cari Korban Tertimbun Longsor di Bandung Barat
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Dibuka, Ini Cara Daftar Online dan OTS serta Daftar Harga Pangan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
ICE Terobos Rumah Tanpa Surat Pengadilan Sejak 2025, Terbaru Paksa Warga Keluar Rumah saat Bersalju
• 20 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Menko PMK Jamin Pemerintah Komitmen Percepat Penanganan Longsor Bandung Barat
• 16 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Padi Reborn Siapkan Sesi Khusus Bawakan Lagu Baru di Konser Dua Delapan
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.