Menguak Isi Pembicaraan Prabowo-Zidane Selama 45 Menit

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keinginannya untuk terus memajukan sepak bola nasional saat bertemu dengan legenda sepak bola Prancis Zinedine Zidane, seusai menyampaikan konsep Prabowonomics dalam World Economic Forum (WEF), Davos, Swiss, Kamis 22 Januari 2026.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dalam unggahan di akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), Minggu, menyampaikan pertemuan antara Presiden Prabowo dan Zidane berlangsung sekitar 45 menit.

Baca Juga :
Prabowo Temui Zinedine Zidane Bahas Upaya Majukan Sepak Bola Nasional
Ahmad Ali Bantah Bicara Gibran Jadi Lawan Politik Prabowo di 2029

"Dalam pertemuan sekitar 45 menit itu, Presiden Prabowo menyampaikan keinginan besarnya untuk terus memajukan sepak bola Tanah air dan Tim Nasional," kata Seskab Teddy saat dikonfirmasi ANTARA.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga memaparkan rencana agar ke depan setiap sekolah baru memiliki lapangan sepak bola.

Fasilitas tersebut dirancang tidak hanya untuk kegiatan siswa sekolah, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh anak-anak di lingkungan sekitar sebagai sarana berlatih.

Selain menyampaikan gagasan pengembangan infrastruktur, Prabowo turut meminta masukan dan pandangan dari Zidane terkait perkembangan dan pembinaan sepak bola nasional agar dapat tumbuh lebih baik.

"Presiden Prabowo juga meminta masukan dan saran sang maestro Zidane terhadap perkembangan sepak bola nasional," ucap Teddy.

Presiden Prabowo mencuri perhatian dunia dalam WEF 2026 di Davos dengan memperkenalkan Prabowonomics sebagai strategi ekonomi inklusif berbasis kesejahteraan sosial.

Di hadapan ribuan pemimpin global dan CEO, Prabowo mengemukakan bahwa fondasi ekonomi Indonesia ke depan bertumpu pada penguatan sumber daya manusia melalui program makan bergizi gratis, hilirisasi industri, serta penegakan hukum yang tegas guna menjamin kepastian investasi.

Dalam pidato kuncinya, Presiden menekankan prinsip bahwa tidak ada kemakmuran tanpa perdamaian, sembari mempromosikan peran Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai motor penggerak ekonomi nasional.

Kehadiran perdana Prabowo di Davos setelah satu dekade absennya pemimpin Indonesia ini telah memposisikan RI sebagai mitra strategis global yang berkomitmen pada pertumbuhan ekonomi yang mandiri namun tetap terbuka bagi kolaborasi internasional. (Ant)

Baca Juga :
Menlu Sugiono: Dunia Sambut Positif Pidato Prabowo soal 'Prabowonomics', Posisi RI Naik Tingkat
AS Gencar Ingin 'Caplok' Greenland, Menlu Jelaskan Sikap Indonesia
Prabowo Tiba di Paris, Bakal Temui Presiden Macron di Istana Élysée

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mayat Wanita Ditemukan Membusuk di Kali Pesanggrahan Jakbar
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
BRI Super League: Mauricio Souza Yakin Bek Timnas Indonesia Shayne Pattynama Bisa Berguna untuk Persija
• 18 jam lalubola.com
thumb
Menilik Sejarah Panjang Praktik Kekerasan di Indonesia Sejak Masa Penjajahan
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Dinsos Kota Bandung kirim bantuan bagi korban longsor Cisarua
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Transaksi Digital BNI Bikin Nonton Indonesia Masters 2026 Lebih Praktis
• 10 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.