Khaby Lame Ubah Popularitas TikTok Menjadi Mesin Bisnis Bernilai Triliunan

eranasional.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Khaby Lame, kreator TikTok dengan jumlah pengikut terbanyak di dunia, mencatat tonggak penting dalam perjalanan kariernya setelah mencapai kesepakatan komersial bernilai sekitar 900 juta dolar AS atau setara Rp 15,1 triliun. Kesepakatan ini menjadi salah satu langkah monetisasi terbesar yang pernah dilakukan oleh seorang kreator digital secara individu dan menandai babak baru dalam industri ekonomi kreator global.

Kesepakatan tersebut terwujud melalui transaksi akuisisi parsial dan kemitraan strategis antara Khaby Lame dan Rich Sparkle Holdings, perusahaan yang terdaftar di bursa Amerika Serikat. Transaksi ini secara resmi diselesaikan pada 23 Januari 2026 dan langsung menyita perhatian pelaku industri digital, e-commerce, serta pemasaran global.

Dalam transaksi ini, Khaby Lame menjual sebagian kepemilikan perusahaannya, Step Distinctive Limited, kepada Rich Sparkle. Melalui kesepakatan tersebut, Rich Sparkle memperoleh hak komersial global eksklusif atas merek Khaby Lame untuk jangka waktu awal selama 36 bulan.

Hak komersial tersebut mencakup pengelolaan kemitraan merek, kontrak dukungan (endorsement), lisensi kekayaan intelektual, hingga pengembangan usaha e-commerce berbasis merek Lame. Model ini mencerminkan pergeseran signifikan dari pendekatan pemasaran influencer konvensional menuju struktur bisnis kreator yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Tak hanya berhenti pada pemanfaatan merek secara tradisional, perjanjian ini juga membuka ruang bagi pengembangan kembaran digital (digital twin) berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Khaby Lame. Teknologi tersebut memungkinkan penggunaan fitur wajah, karakter ekspresi, pola suara, hingga isyarat perilaku khas Lame dalam berbagai format komersial digital.

Langkah ini memperlihatkan bagaimana pengaruh kreator kini tidak lagi terbatas pada kehadiran fisik atau konten media sosial semata, melainkan dapat direplikasi dan dimonetisasi melalui teknologi canggih dalam skala global.

Strategi jangka panjang dari kesepakatan ini juga mencakup pengembangan kolaborasi dengan merek-merek premium serta penciptaan kekayaan intelektual baru hasil kerja sama lintas sektor. Beberapa bidang yang disorot antara lain industri kecantikan, wewangian, fesyen, hingga gaya hidup, yang selama ini menjadi pasar bernilai tinggi dalam ekonomi kreator.

Pendekatan tersebut menegaskan perubahan paradigma di mana pengaruh digital tidak lagi bersifat sementara, tetapi dikembangkan menjadi aset bisnis jangka panjang yang dikelola layaknya perusahaan multinasional.

Menariknya, dalam struktur kesepakatan ini, Khaby Lame tidak hanya berperan sebagai mitra kreatif. Ia juga akan menjadi pemegang saham pengendali di Rich Sparkle Holdings, sebuah posisi yang memungkinkannya memiliki suara strategis dalam arah bisnis perusahaan.

Hal ini memposisikan Khaby Lame sebagai figur yang bukan hanya menjual citra atau popularitas, tetapi juga berpartisipasi langsung dalam infrastruktur komersial yang dibangun di sekitar mereknya sendiri.

“Ini bukan sekadar akuisisi ekuitas, tetapi sebuah revolusi dalam model e-commerce konten global,” demikian pernyataan resmi dari pihak perusahaan terkait kesepakatan tersebut.

Khaby Lame dikenal luas berkat video-video pendeknya yang menampilkan reaksi sederhana dan humoris terhadap berbagai “life hacks” yang dinilai terlalu rumit. Tanpa dialog dan hanya mengandalkan ekspresi wajah serta bahasa tubuh, kontennya mampu menjangkau audiens lintas negara dan budaya.

Format tanpa kata-kata inilah yang menjadi kekuatan utama Lame. Dengan menghilangkan hambatan bahasa, ia berhasil membangun koneksi global dengan kecepatan yang jarang terjadi dalam sejarah media sosial.

Saat ini, Khaby Lame tercatat memiliki sekitar 360 juta pengikut di berbagai platform media sosial, menjadikannya salah satu tokoh digital paling berpengaruh di dunia. Capaian tersebut menempatkannya sebagai contoh langka dari kreator yang mampu menembus batas geografis, budaya, dan bahasa secara bersamaan.

Kesepakatan bernilai triliunan rupiah ini juga memperkuat sinyal bahwa era kreator digital telah memasuki fase baru. Influencer tidak lagi sekadar mitra promosi, melainkan berkembang menjadi entitas bisnis global dengan nilai ekonomi yang setara perusahaan besar.

Dengan langkah strategis ini, Khaby Lame tidak hanya mengukuhkan posisinya sebagai ikon budaya digital, tetapi juga sebagai pelaku utama dalam transformasi ekonomi kreator di tingkat global.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Indodax Sumbang Lebih dari 50 Persen Pajak Aset Kripto Nasional hingga November 2025
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Staf Pastikan Kondisi Menteri Trenggono Stabil Usai Pingsan, Besok Kembali Bertugas
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Update Bencana Tanah Longsor di Bandung Barat, 9 Tewas dan 81 Orang Hilang
• 20 jam laludisway.id
thumb
Kata-Kata Jean-Paul van Gastel setelah PSIM Dilibas Persebaya: Seharusnya Kami...
• 16 jam lalubola.com
thumb
Link Live Streaming BRI Super League: PSIM Vs Persebaya
• 23 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.