Serangan Israel di Lebanon selatan menewaskan dua orang menurut laporan kementerian kesehatan. Militer Israel mengatakan mereka menyerang target Hizbullah.
Dilansir AFP, Senin (26/1/2025), Israel terus melakukan serangan reguler di Lebanon meskipun ada gencatan senjata November 2024 yang bertujuan untuk mengakhiri permusuhan lebih dari setahun dengan Hizbullah, biasanya dengan mengatakan bahwa mereka menargetkan anggota kelompok yang didukung Iran atau infrastrukturnya.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian kesehatan Lebanon mengatakan serangan Israel di dekat kota Khirbet Selm menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya. Dikatakan serangan terpisah di desa Derdghaya menewaskan satu orang lagi.
Tentara Israel mengatakan mereka menyerang lokasi pembuatan senjata di daerah Khirbet Selm di mana mereka telah mengidentifikasi aktivitas dari anggota Hizbullah.
Pihak militer juga melaporkan serangan di daerah Derdghaya, dengan mengatakan bahwa "sebagai tanggapan atas pelanggaran berulang-ulang Hizbollah terhadap kesepakatan gencatan senjata", mereka melakukan serangan terhadap seorang anggota kelompok tersebut di sana.
Militer mengatakan mereka juga menyerang situs infrastruktur militer milik Hizbollah di daerah Bekaa timur.
(rfs/rfs)



