Lepas menunjukkan keseriusannya menggarap pasar otomotif Indonesia dengan menyiapkan langkah ekspansi produk yang cukup agresif. Dalam tiga tahun ke depan, merek otomotif asal China ini berencana meluncurkan total 12 model baru untuk berbagai segmen kendaraan.
Rencana tersebut mencakup enam model SUV dan enam sedan yang dikembangkan sebagai produk global. Strategi ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar kunci Lepas di kawasan Asia Pasifik.
“Kami akan memperkenalkan 12 model baru dalam 3 tahun. Enam SUV dan enam sedan,”ujar Deputy Country Director Lepas Business Unit Indonesia, Ricky He, saat ditemui di Jakarta Utara, baru-baru ini.
Dari belasan model yang disiapkan, Lepas sudah lebih dulu memperkenalkan tiga model ke publik Indonesia, yakni L8, L4, dan L6. Ketiganya mengusung teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang memadukan mesin bensin dengan motor listrik.
“Model tersebut menggabungkan semua segmen global. Ini merupakan komitmen jangka panjang Lepas,” tegasnya.
Kehadiran model PHEV tersebut menjadi tahap awal Lepas dalam memperkenalkan teknologi elektrifikasi ke konsumen Tanah Air. Langkah ini dipandang sebagai jembatan transisi sebelum merek tersebut masuk lebih dalam ke segmen kendaraan listrik murni.
Selain PHEV, Lepas juga telah menyiapkan lini Battery Electric Vehicle (BEV) untuk pasar Indonesia. Sejumlah model yang masuk dalam rencana tersebut antara lain E2, E4, E6, hingga E8, yang akan mengisi berbagai kelas kendaraan.
Salah satu model yang paling dekat ke tahap perkenalan adalah Lepas E4. SUV listrik yang bermain di segmen A itu dikabarkan bakal tampil perdana di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Dengan kombinasi SUV dan sedan, serta pilihan teknologi dari PHEV hingga BEV, Lepas berharap dapat menjangkau spektrum konsumen yang lebih luas. Strategi ini juga menjadi bagian dari upaya mereka memperkuat eksistensi di tengah percepatan transisi industri otomotif menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.



