2 Polisi Gugur saat Penanganan Korban Bencana Cisarua, Ini Kronologi Lengkapnya

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BANDUNG— Sebanyak 2 polisi meninggal dunia saat hendak menolong korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Keduanya meninggal akibat kecelakaan saat di perjalanan menuju lokasi bencana.

Ipda (Anumerta) Hendra Kurniawan dan Aipda (Anumerta) Muhammad Jerry Sonconery  diketahui mengalami kecelakaan pada Sabtu (24/1/2026) saat melaju ke lokasi bencana.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, membenarkan kabar tersebut. Rudi menyebut peristiwa itu menjadi duka mendalam, khususnya bagi institusi kepolisian.

"Ini kedukaan buat kami, khususnya di kepolisian. Karena dua anggota kami kemarin, ketika terlibat dalam penanggulangan bencana ini, menjadi korban kecelakaan lalu lintas," ujar Rudi di Desa Pasirlangu, Minggu (25/1/2026).

Dia memastikan kedua anggota tersebut telah dimakamkan. Satu anggota dimakamkan pada Sabtu malam, sementara satu lainnya dimakamkan pada Minggu pagi.

"Ini sudah kita kebumikan. Tadi malam satu orang, dan hari ini pagi satu orang," kata Rudi.

Baca Juga

  • 25 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, Pencarian Dihentikan Sementara
  • Dedi Mulyadi Pastikan Korban Longsor Cisarua Bandung Dapat Bantuan Rp10 Juta per KK

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian dalam menjalankan tugas negara, Polda Jawa Barat memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada kedua anggota yang meninggal dunia.

"Atas kegiatan dan pengabdian mereka, mereka dinaikkan satu tingkat," tegas Rudi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kronologis kecelakaan tersebut sesaat setelah adanya informasi terjadi bencana longsor yang melanda Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Polsek Cisarua langsung menyusun rencana pendataan dan bantuan untuk warga terdampak. 

Ipda Hendra Kurniawan dan Aipda Muhammad Jerry Sonconery yang dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat tempat ia bertugas, terpanggil untuk langsung bergabung dengan tim untuk menuju tempat kejadian bencana.

Pasalnya, keduanya memang ditugasi menjadi Bhabinkamtibmas selama lebih dari dua tahun. Mereka juga dikenal sering kali menjadi yang pertama datang saat ada masalah di lingkungan masyarakat. 

Saat itu, sekira pukul 13.30 WIB, anggota Polsek lainnya pun mempersiapkan diri dan beberapa perlengkapan ringan untuk dibawa ke lokasi longsor.

Lalu, pada sekitar pukul 15.00 WIB, kedua anggota Polri tersebut tergabung dalam iring-iringan kendaraan petugas untuk menuju Desa Pasirlangu dengan berboncengan mengendarai sepeda motor.

Rombongan ini tak hanya berisi anggota Polri saja, juga meliputi truk dinas TNI yang membawa bantuan logistik dan personel untuk membantu penanganan bencana.

Saat melalui Jalan Cimeta, jalan utama untuk menuju Kecamatan Cisarua, iring-iringan masih berjalan normal. Namun, warga sudah banyak yang tahu, kalau jalur itu dikenal sebagai zona rawan longsor dan memiliki tikungan tajam. 

Pada hari itu, kondisi jalan memang sedikit licin akibat genangan air akibat hujan yang turun beberapa jam sebelumnya, itu memang kerap terjadi jika jalur itu diguyur hujan.

Sekitar pukul 15.30 WIB, ketika rombongan memasuki ruas jalan Kampung Cimeta, Desa Tugumukti, truk TNI yang tergabung dalam iring-iringan berhenti mendadak. Kondisi ini diduga akibat adanya tanda bahaya longsor yang muncul di sisi jalan atau adanya rintangan kecil yang menghalangi perjalanan.

Kedua anggota Polri yang berada di belakang Truk TNI tersebut pun ikut mencengkram rem sepeda motornya. Nahas, di saat bersamaan, truk lain yang berada di belakang sepeda motor Almarhum diduga mengalami masalah sistem rem, sehingga tidak dapat menghentikan kendaraannya dengan seketika. 

Tanpa ada waktu untuk menghindar, sepeda motor yang ditumpangi Ipda Hendra dan Aipda Jerry terjepit di antara kedua truk. Kedua korban yang mengalami cedera parah akhirnya  meninggal dunia di tempat kejadian.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian segera berteriak memberikan reaksi yang membuat rombongan terkaget. Dalam waktu kurang dari 15 menit, Kapolsek Cisarua beserta Wakapolsek langsung tiba di lokasi kejadian.

Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bandung Barat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengaku saat menerima informasi tersebut, langsung mengirimkan tim untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam terhadap kecelakaan yang melibatkan kendaraan dinas TNI tersebut.

Hendra menyampaikan duka cita mendalam dan mengungkapkan bahwa kedua almarhum adalah sosok anggota Polri dengan loyalitas dan empati tinggi.

“Dedikasi serta pengabdiannya kepada masyarakat akan selalu kami kenang. Kami mendoakan agar almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujarnya.

Selain itu, Polda Jawa Barat juga memastikan bakal memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban dan melakukan penyelidikan tuntas untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Soroti Sikap Presiden Prabowo soal Isu Gaza, Gus Umar: Kok Bisa Malah Lebih Mikir Keamanan Israel Dibanding Palestina?
• 18 jam lalufajar.co.id
thumb
Padi Reborn Rayakan 28 Tahun Perjalanan Lewat "Konser Dua Delapan" dengan Panggung 360
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Menbud Fadli Zon Resmikan Aktivasi Rumah Puisi Taufiq Ismail
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Maju PILKETOS SMA Bosowa Makassar, Intip Visi Misi Muqaddimal Mukrimin dan Wilda Wiryan Zhahira
• 19 jam laluterkini.id
thumb
3 Hal Persemayaman Korban ATR 42-500 Diwarnai Insiden Menteri Pingsan
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.