Berlaku 2026, Pemerintah Beri Insentif ‘Jumbo’ untuk Dokter Spesialis di Daerah Terpencil

fajar.co.id
3 bulan lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ada kabar gembira bagi dokter spesialis yang bersedia bertugas di daerah terpencil. Pemerintah menyiapkan insentif tambahan hingga Rp30 juta per bulan. Kebijakan ini sebagai langkah percepatan pemerataan layanan kesehatan.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kebijakan ini mulai diterapkan Januari 2026.

Insentif diberikan di luar gaji, jasa pelayanan, dan tunjangan lainnya, sehingga total penghasilan dokter spesialis di daerah dapat mencapai Rp40 juta hingga Rp50 juta per bulan.

“Dokter spesialis yang mau bekerja di daerah terpencil kita beri tambahan Rp30 juta per bulan,” kata Budi dilansir pada Senin (26/1/2026).

Kebijakan ini menyasar wilayah yang selama ini kekurangan dokter spesialis, seperti Nias, Maluku, Papua, dan daerah terpencil lainnya.

Selain insentif finansial, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa rumah dan kendaraan dinas.

“Kita tidak hanya kasih uang, tapi juga rumah dan fasilitas supaya mereka nyaman bekerja di daera,” ungkap Menkes Budi.

Budi menilai distribusi dokter spesialis masih menjadi tantangan serius. Dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta jiwa, lulusan dokter spesialis per tahun yang hanya sekitar 2.700 orang dinilai belum mencukupi kebutuhan nasional.

Untuk mempercepat pemenuhan tenaga medis, pemerintah juga mendorong program fellowship dan pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

“Kalau menunggu pendidikan normal bisa 4 sampai 8 tahun. Kita percepat melalui fellowship satu tahun,” jelasnya.

Ia menegaskan penempatan dokter spesialis harus dibarengi dengan ketersediaan alat kesehatan agar layanan dapat berjalan optimal.

“Percuma kita kirim dokter spesialis kalau alatnya tidak ada. Jadi alat dan SDM harus jalan barengan,” tegas Budi. (Pram/fajar)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Atap Gedung Pusat Pelayanan Jantung RSUD Dr. Soetomo Terbakar Jumat Pagi
• 19 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Diimingi Gaji Fantastis, Remaja di Lampung Dijual ke Spa Plus-plus Surabaya
• 3 jam laluokezone.com
thumb
Pemprov DKI Cabut Izin 2 Hotel di Jakbar Buntut Dugaan Peredaran Narkoba
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Di Forum BRICS, Menlu RI Singgung Soal Negara Pengacau Tatanan Internasional
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tren Kuliah di AS Turun, Kuliah di Kampus Malaysia Kini Makin Dilirik
• 12 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.