Investor Dubai Investasi Rp 4 T di IKN, Bangun Mall hingga Masjid

cnbcindonesia.com
10 jam lalu
Cover Berita
Foto: OIKN

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asal Dubai, Uni Emirat Arab (UAE), Ayedh Dejem Group bakal berinvestasi Rp4 triliun di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Ayedh Dejem Group, perusahaan konstruksi dan pengembangan asal Uni Emirat Arab (UEA) yang berfokus pada infrastruktur dan real estat, akan membangun kawasan terpadu (mixed-use) di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kesepakatan investasi itu ditandai dengan Penandatanganan Kerja Sama yang dilakukan oleh Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso dengan Chairman Ayedh Dejem Group, Syeikh Ayedh Dejem pada Jumat lalu (23/01/2026).


Pilihan Redaksi
  • Staf Khusus Wapres Gibran ke IKN, Temui Basuki & Beri Komentar Begini
  • KPK Periksa Dito Ariotedjo, Ditanya Kunker Bareng Jokowi ke Arab Saudi
  • Arab Saudi Tiba-Tiba Serang UEA, Timur Tengah Memanas Lagi



"Pertumbuhan yang signifikan dalam perekonomian Indonesia. Dan Insyaallah ekonomi (di IKN) tumbuh pesat, sehingga membutuhkan proyek yang besar untuk memenuhi kebutuhan," ungkap Syeikh Ayedh Dejem dalam rilis OIKN, dikutip Senin (26/1/2026).

Adapun, kerja sama ini mencakup pemanfaatan lahan seluas 9,7 hektare di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1A, yang terletak di posisi strategis tepat di samping Plaza Bhinneka Tunggal Ika. Di lokasi ini, Ayedh Dejem Group akan mengembangkan kompleks perkantoran, area komersial, pusat perbelanjaan (shopping mall), serta fasilitas ibadah berupa masjid.

Terkait komitmen tersebut, Syeikh Ayedh Dejem menegaskan keyakinannya berdasarkan latar belakang kekuatan ekonomi kedua belah pihak.

"Bidang kami adalah pengembang real estat. Melihat populasi dan ukuran negara Indonesia yang besar, serta posisi kami dari Dubai yang berada di antara 20 ekonomi terbesar dunia, kami sangat mengharapkan pertumbuhan yang signifikan di bidang pengembangan real estat di Nusantara," tambahnya.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Sudiro Roi Santoso, menyambut positif tuntasnya kesepakatan alokasi lahan strategis tersebut.

"Alhamdulillah pada hari ini, tanggal 23 Januari, OIKN bersama-sama Ayedh Dejem telah berhasil menandatangani perjanjian kesepakatan pengalokasian lahan di luasan sebesar 9,7 hektar," ujar Sudiro.

Selanjutnya, ia merincikan estimasi nilai investasi serta tahapan pra-konstruksi yang akan dilaksanakan.

"Perkiraan nilai investasi sebesar kurang lebih Rp4 triliun yang akan diawali dengan perencanaan melalui pendetilan di perencanaan kemudian proses perizinan dan juga proses pelelangan kontraktor selama kurang lebih selambat-lambatnya satu setengah tahun sejak tanggal penandatangan perjanjian," tambahnya.

Sesuai dengan tahapan tersebut, pembangunan konstruksi fisik segera dimulai pada pertengahan tahun 2027 dan terus berlangsung secara berkelanjutan hingga lima tahun ke depan.

Realisasi investasi ini merupakan buah dari proses panjang dan komitmen serius kedua belah pihak. Sebelumnya, Ayedh Dejem Group telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi pembangunan di Nusantara dan menandatangani Non-Disclosure Agreement (NDA) pada 8 Mei 2025 lalu.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Yaman Memanas! Perang Dingin Arab Saudi-UEA Pecah

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Satu Orang Meninggal Tertimpa Pohon Tumbang Saat Angin Kencang di Jember
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
"Agak Laen: Menyala Pantiku!" Tembus 10,9 Juta Penonton, Pepet Rekor "Avengers: Endgame"
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
493 kasus gigitan Hewan Penular Rabies di Lampung Selatan pada 2025
• 20 jam laluantaranews.com
thumb
Bukan Balas Dendam, Aurelie Moeremans Akui Menang Lewat Broken Strings, Selamatkan 23 Juta Pembaca dari Jerat Child Grooming
• 23 jam lalugrid.id
thumb
OJK Catat Tren Pinjol Melonjak Selama Ramadan, Mayoritas Konsumtif
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.