Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI Berlanjut Hari Ini, Thomas Djiwandono Terakhir

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Komisi XI DPR akan melanjutkan fit and proper test calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) hari ini. Berdasarkan jadwal, Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono atau Tommy akan mendapat giliran kedua alias yang terakhir untuk menjalani uji kelayakan dan kepatutan pejabat bank sentral tersebut.

Sebelum Tommy, Komisi XI DPR akan melakukan fit and proper test kepada calon nomor urut dua, yakni Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran sekaligus Asisten Gubernur BI Dicky Kartikoyono. Sementara calon nomor urut tiga, yakni Solikin M. Juhro, telah lebih dulu dilakukan fit and proper test pada Jumat, 23 Januari 2026.

"Sekitar setelah makan siang berarti yang pertama yang nomor (urut) 2 (Dicky Kartikoyono) karena kita ambil dari bawah. Kemudian kedua dan yang terakhir nomor 1 Pak Thomas," jelas Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun di Gedung Parlemen, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Misbakhun menjelaskan, terpisahnya pelaksanaan fit and proper test calon Deputi Gubernur BI lantaran pada Jumat harinya terlalu pendek. Terlebih, terdapat tiga kandidat yang kemungkinan akan menyita banyak waktu dalam prosesnya.

Setelah rangkaian fit and proper test kelar, Komisi XI DPR pada malam hari ini akan langsung mengambil keputusan untuk dibawa ke rapat paripurna pada Selasa, 27 Januari 2026.

"Jumat dan Senin (fit and proper test). Jumat karena harinya pendek kemungkinan cuma satu (calon) dan Senin kita putuskan ada dua (calon), nanti sekalian pengambilan keputusan, supaya pada Selasa bisa langsung ditetapkan sebagai paripurna. Fit and proper test terbuka," tutur dia.
  Baca juga: Komisi XI Jamin Independensi Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Deputi Gubernur BI

(Ilustrasi DPR. Foto: Metro TV/Fachri)
  Tiga kandidat
Terdapat tiga nama yang diusulkan sebagai calon Deputi Gubernur BI, yakni Dicky Kartikoyono, Solikin M. Juhro, dan juga Thomas Djiiwandono.

Misbakhun menjabarkan, ketiga nama tersebut diusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon Deputi Gubernur BI pengganti Juda Agung, yang saat ini tengah dibahas di Badan Musyawarah DPR.

"Menurut saya kita tidak perlu lagi mempertentangkan pembagian tugas ini moneter atau fiskal. Yang pasti apa yang dirumuskan dan menjadi kebijakan yang ada saat ini, itu kita tunggu hasilnya," ungkap Misbakhun.

"Mudah-mudahan memberikan kontribusi positif dan baik untuk masyarakat dan menghasilkan kebijakan ekonomi yang responsif dalam rangka memperbaiki apa yang kurang baik selama ini berjalan," tambah dia.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Ungkap ART Dengar Lula Lahfah Sempat Mengerang Kesakitan Dini Hari
• 10 jam laludetik.com
thumb
Menkes Klaim WNI Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri, RS Kemenkes Surabaya Setara Internasional
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
BNPB Modifikasi Cuaca untuk Dukung Pencarian Korban yang Diduga Masih Tertimbun Longsor Cisarua
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Bantah Kena OTT KPK, Eks Wamenaker Noel: Operasi Tipu-tipu
• 5 jam lalusuara.com
thumb
Pemprov Sultra: Tidak Ada Keringanan untuk Tunggakan Pajak VDNI
• 1 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.