Penulis: Muhammad Sabran
TVRINews, Tolitoli
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat kini mulai menyentuh wilayah pedalaman. Di Kabupaten Tolitoli, program ini menyasar siswa PAUD dan Sekolah Dasar di Dusun Panyapu, Desa Galumpang, Kecamatan Dako Pemean.
Pelaksana program di wilayah tersebut adalah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Dhamma Metta Nusantara. Untuk mencapai lokasi sekolah, para relawan harus melewati akses yang cukup menantang. Setibanya di desa, relawan bersama para siswa menyeberangi sungai sambil mengangkut ompreng berisi makanan, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh sekitar satu kilometer menuju sekolah.
Kehadiran tim SPPG disambut hangat oleh para siswa dan tenaga pendidik. Bagi mereka, program ini menjadi angin segar dalam pemenuhan kebutuhan gizi anak di wilayah terpencil.
Agung, salah satu guru SDN Panyapu, mengungkapkan rasa syukurnya karena untuk pertama kalinya para siswa menerima program MBG.
“Wah, terima kasih. Hari ini kami akhirnya mendapat MBG. Para siswa sangat senang dan ceria menyambut program ini. Terima kasih kepada pemerintah,” ujar Agung.
Program ini menjadi bukti bahwa kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait peningkatan gizi anak telah menjangkau hingga pelosok daerah, termasuk wilayah yang aksesnya masih terbatas.
Berdasarkan data SPPG Yayasan Dhamma Metta Nusantara, terdapat 45 siswa SD dan 12 siswa PAUD di Dusun Panyapu yang menerima jatah makan bergizi gratis selama lima hari sekolah. Menu yang disiapkan dibuat bervariasi dan tetap mengacu pada standar gizi nasional.
Selain memperhatikan kandungan gizi, tim SPPG juga menekankan aspek kebersihan dan higienitas dalam setiap proses penyajian makanan agar layak dikonsumsi oleh anak-anak.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat terus berlanjut dan memperluas jangkauan ke lebih banyak wilayah pelosok, guna memastikan pemerataan gizi bagi anak usia dini dan sekolah dasar di seluruh Indonesia.
Editor: Redaktur TVRINews




