Sebagai lembaga penilaian keselamatan kendaraan di kawasan Asia Tenggara, ASEAN NCAP melakukan evaluasi melalui empat kategori utama. T2 memperoleh nilai 37,17 poin untuk Perlindungan Penumpang Dewasa (Adult Occupant Protection/AOP) dan 15,94 poin untuk Perlindungan Penumpang Anak (Child Occupant Protection/COP).
Lalu 17,14 poin pada aspek Bantuan Keselamatan (Safety Assist/SA), serta 16,25 poin dalam kategori Keselamatan Pengendara Sepeda Motor (Motorcyclist Safety/MS).
Seluruh capaian tersebut diraih pada uji penilaian pertama (first assessment), yang menunjukkan struktur dan sistem keamanan kendaraan telah dirancang matang sejak tahap pengembangan. Baca Juga:
IMX Hub Bandung, Jadi Tempat Kongkow Penggemar Modifikasi Mobil
“Pencapaian lima bintang ASEAN NCAP ini menjadi validasi atas filosofi Travel+ kami. Kami ingin memastikan dalam setiap perjalanan dan setiap momen berkendara bersama T2, konsumen Indonesia selalu didukung oleh teknologi keselamatan yang memberikan rasa aman, bukan hanya mengandalkan ketangguhan mesin,” ujar President Director PT Jetour Sales Indonesia, Peter Zhang, melalui keterangan resminya.
Dalam konteks lalu lintas Indonesia yang didominasi kendaraan roda dua, hasil pada kategori Motorcyclist Safety menjadi sorotan. Sistem Blind Spot Detection (BSD) T2 mencatatkan skor sempurna pada pengujian tersebut, mencerminkan efektivitas fitur dalam mendeteksi kendaraan di area blind spot.
Dari sisi keselamatan pasif, T2 memiliki rigiditas torsional mencapai 31.000 Nm per derajat. Artinya, struktur bodi membutuhkan gaya setara dua ton untuk diputar satu derajat. Struktur ini dirancang untuk mengendalikan deformasi saat terjadi benturan. Selain itu, sekitar 80 persen struktur bodi menggunakan high strength steel untuk membantu mendistribusikan energi tabrakan secara lebih optimal.
Pada aspek keselamatan aktif dan bantuan pengemudi, SUV ini dilengkapi Electronic Stability Control (ESC), Anti-lock Braking System (ABS), serta Seat Belt Reminder (SBR) di seluruh kursi. Fitur tambahan mencakup Blind Spot Detection (BSD), Pedestrian Protection, ISOFIX, serta rangkaian Advanced Driver Assistance System (ADAS). Baca Juga:
Toyota 86 dari Indonesia Bakal Mejeng di Osaka Auto Messe 2026
Beberapa teknologi ADAS yang tersedia antara lain Forward Collision Warning (FCW), Autonomous Emergency Braking (AEB), Lane Departure Warning (LDW), Lane Keep Assist (LKA), dan Auto High Beam (AHB). Fitur-fitur tersebut dirancang untuk membantu pengemudi menghadapi potensi risiko di lalu lintas padat maupun perjalanan jarak jauh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F05%2F6ebd82e6cccf3e207cf79246db55b2e3-20260105TOK5.jpg)
