Lucky Element Meninggal Dunia, Terungkap Pernah Idap Tuberkulosis Ginjal

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Lucky Widja atau Lucky Elemen dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (25/1/2026) malam di RS Halim Jakarta.

Vokalis band Element itu menggembuskan napas terakhirnya pada usia 49 tahun. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh managemen Sela Corner melalui unggahan Instagram story-nya.

Lucky Element
Sumber :
  • Instagram @sela.corner

"Rest in peace. Kami segenap keluarga besar Sela Enterteinment mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya almarhum, semoga amal ibdahnya diterima dan semoga beliau ditempatkan di jannah (surga) terbaik," tulis keterangannya.

Sebelum dinyatakan meninggal dunia, Lucky sempat mengungkapkan bahwa dirinya mengidap TB Ginjal sejak 2022 lalu.

"Gue kena namanya TB Ginjal, tuberkulosis ginjal. Tuberkulosis di seluruh bagian bawah badan, ginjal, ureter, kandung kemih, uretra, kena semua. Jadi semua saluran kencing ke bawah kena semua," kata Lucky melalui channel YouTube Ferdy Tahier.

Lantas, apa itu TB Ginjal dan bagaimana ciri-cirinya? Simak penjelasan dari dokter di bawah ini.

Mengenal penyakit tuberkulosis ginjal
Profil Lucky Element, Musisi yang Mengukir Jejak di Musik Indonesia hingga Tutup Usia
Sumber :
  • Istimewa

Mohamad Fahmi Alatas, Dokter Paru, dalam tayangan di kanal YouTube miliknya menjelaskan, TB bukan hanya bisa menyerang paru, tetapi juga bisa organ lain termasuk ginjal dan saluran kemih.

Kondisi tersebut dikenal sebagai tuberkulosis ginjal atau TB saluran kemih, dan cukup sering ditemukan dalam praktik medis.

"Pasien yang bermasalah di saluran kemihnya ada keluhannya kencing, atau apanya buang air kecilnya keluar darah itu, atau nyeri atau jumpai ada benjolan ada juga tuh yang model seperti tumor di saluran kemih," paparnya.

Gejala TB ginjal

Karena gejalanya mirip dengan infeksi saluran kemih atau bahkan kanker, TB ginjal kerap sulit dikenali sejak awal, kata dr. Fahmi.

Pasien biasanya sudah menjalani berbagai pemeriksaan, namun hasilnya tidak menunjukkan adanya keganasan.

Kultur kuman pun sering kali negatif karena bakteri TB tidak mudah tumbuh dengan metode pemeriksaan biasa.

Dalam kondisi seperti ini, dokter dapat melakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan metode PCR TB.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump Mengundang 60 Negara untuk Bergabung dengan Dewan Perdamaian, Analisis Menunjukkan Dapat Mempercepat Perpecahan Antara PKT dan Rusia
• 21 jam laluerabaru.net
thumb
Kata-Kata Jean-Paul van Gastel setelah PSIM Dilibas Persebaya: Seharusnya Kami...
• 19 jam lalubola.com
thumb
Komando Daerah Angkatan Laut V Hadiri 700 Air Defence Run di Surabaya
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
KLH Soroti Pertanian Kol dan Kentang yang Merambah Gunung Usai Longsor Cisarua
• 5 jam lalukatadata.co.id
thumb
IPA Minta Revisi UU Migas Dikebut untuk Jaga Iklim Investasi Hulu
• 3 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.