Penulis: Rifiana Seldha
TVRINews, Jakarta
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut tahun 2025 sebagai periode yang penuh tantangan bagi stabilitas keamanan nasional. Salah satu ujian terberat, menurutnya, terjadi pada rentang Agustus–September 2025 yang dikenal sebagai “Agustus Kelabu”, saat terjadi berbagai dinamika sosial-politik dan gangguan keamanan masyarakat di sejumlah daerah.
Hal tersebut disampaikan Listyo dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 26 Januari 2026.
“Walaupun kita tahu bahwa tahun ini adalah tahun yang sangat sulit, kita menghadapi berbagai macam dinamika yang terjadi di tanah air. Khususnya kejadian beberapa waktu lalu yang kami kenal dengan istilah Agustus Kelabu,” ujar Kapolri dalam paparannya di depan Komisi III DPR RI.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut berdampak terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk terjadinya perusakan terhadap sejumlah fasilitas publik di beberapa wilayah.
Namun demikian, Kapolri menegaskan bahwa berkat kerja keras jajaran Polri serta dukungan seluruh elemen bangsa, situasi tersebut dapat dikendalikan dalam waktu cepat.
“Alhamdulillah, atas kerja keras dari seluruh anggota dan dukungan dari seluruh elemen bangsa, pada saat itu dalam waktu cepat situasi segera bisa dikendalikan,” katanya dengan tegas.
Kapolri memastikan, kondisi keamanan nasional hingga akhir 2025 berada dalam keadaan aman dan kondusif. Stabilitas kamtibmas nasional, menurutnya, tetap terjaga meski dihadapkan pada berbagai tantangan sosial dan politik sepanjang tahun.
“Saat ini kami melaporkan bahwa stabilitas kamtibmas nasional pada tahun 2025 dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Listyo.
Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Polri, pemerintah pusat dan daerah, serta dukungan DPR RI sebagai mitra strategis dalam penguatan kebijakan keamanan.
“Pencapaian ini tercapai atas dukungan seluruh pemerintah pusat, pemerintah daerah, pimpinan DPR, dan seluruh anggota dewan,” ucapnya.
Pernyataan Kapolri ini disampaikan dalam rapat kerja evaluasi kinerja Polri tahun 2025, yang juga menjadi bagian dari pembahasan rencana kerja Polri pada tahun anggaran 2026, termasuk strategi menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Editor: Redaksi TVRINews




